Breaking News:

Janji OJK Sanksi Perusahaan Pembiayaan yang Debt Collector-nya Langgar Hukum Pidana, Ini Cara Aduan

OJK berjanji beri sanksi tegas kepada perusahaan pembiayaan yang yang debt collector-nya lakukan tindak pidana saat bekerja.

kontan.co.id
Logo Otoritas Jasa Keuangan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjanji beri sanksi tegas kepada perusahaan pembiayaan yang yang debt collector-nya lakukan tindak pidana saat bekerja.

Janji OJK untuk beri sanksi tegas kepada perusahaan pembiayaan yang debt collector melanggar hukum dalam menagih utang nasabah ini pasca insiden pengeroyokan.

Pengeroyokan dilakukan oleh sejumlah debt collector karpada seorang anggota TNI di Jakarta Utara.

Selain pengambilan paksa yang termasuk katagori tindakan perampasan, sejumlah debt collector juga kerap melakukan perbuatan tidak menyenangkan hingga melakukan teror. 

Baca juga: Debt Collector Berulah Lagi, Kali Ini Tabrak dan Mengeroyok hingga Korbannya Dirawat

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan, OJK tidak mentolerir debt collector yang melanggar hukum dan akan memberi sanksi keras perusahaan pembiayaan

Dia mengatakan, OJK telah memberikan peringatan untuk perusahaan pembiayaan yang punya debt collector tidak tertib dalam bertugas. 

TONTON JUGA:

"OJK telah berkoordinasi dengan pihak asosiasi perusahaan pembiayaan untuk menertibkan anggotanya dalam menjalankan ketentuan penagihan yang sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (11/5/2021). 

Tarik Paksa

Hal tersebut, kata Sekar, menanggapi kasus penarikan kendaraan oleh oknum debt collector yang melibatkan anggota berseragam. 

Halaman
1234
Editor: Suharno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved