Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Ini Dampaknya Bagi Driver Ojek Online

Keputusan Gojek dan Tokopedia untuk merger apakah akan berdampak pada driver ojek online? Simak penjelasan CEO GoTo Andre Soelistyo.

Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Suasana aksi demonstrasi pengemudi ojek online di depan Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

"Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2 persen kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami dan bertumbuhnya ekonomi," ucap Patrick.

4. Susunan petinggi GoTo

Adapun susunan petinggi GoTo adalah sebagai berikut:

Andre nantinya akan bertanggung jawab di tingkat grup namun juga memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang diberi nama GoTo Financial.

GoTo Financial mencakup layanan GoPay dan layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

5. Gojek dan Tokopedia tetap ada

Meskipun perusahaan merger akan tetapi Gojek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri di dalam ekosistem Group GoTo.

William mengatakan, Group GoTo nantinya memiliki misi menciptakan dampak sosial berskala besar termasuk memberi kesempatan setara bagi pelaku UMKM.

Co-founder Gojek, Kevin mengatakan bahwa Grup GoTo berada dalam posisi kuat untuk memenuhi lebih banyak lagi kebutuhan sehari-hari konsumen.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved