Breaking News:

Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Ini Dampaknya Bagi Driver Ojek Online

Keputusan Gojek dan Tokopedia untuk merger apakah akan berdampak pada driver ojek online? Simak penjelasan CEO GoTo Andre Soelistyo.

TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Suasana aksi demonstrasi pengemudi ojek online di depan Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Keputusan Gojek dan Tokopedia untuk merger apakah akan berdampak pada driver ojek online?

Berikut dampak bagi para driver ojek online terkait Gojek dan Tokopedia merger dari CEO GoTo Andre Soelistyo.

Gojek dan Tokopedia resmi merger menjadi satu, di bawah payung group yang diberi nama GoTo.

Informasi mengenai mergernya dua startup terbesar di Indonesia ini disampaikan oleh CEO Tokopedia William Tanuwijaya dalam sebuah unggahan akun Facebook miliknya.

"Gabungan Gojek dan Tokopedia dengan kekuatan visi dan misi yang begitu kuat, akan benar-benar mampu mendorong kemajuan bangsa," ujar Wlliam dalam unggahannya.

Baca juga: Meski Berhasil Lolos Penyekatan, Dua Pemudik di Setu Tangsel Malah Disamperin Pocong

Channel resmi Youtube GoJek maupun Tokopedia juga telah sama-sama mengumumkan hal tersebut.

"Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial," ujar Co-CEO GoJek Andre Soelistyo dalam keterangan resmi, Senin (17/5/2021).

Berikut sejumlah fakta mengenai GoTo yang merupakan merger dari Gojek dan Tokopedia:

1. Tanda merger sejak beberapa bulan lalu

Petunjuk mengenai merger kedua perusahaan sudah terlihat sejak beberapa bulan lalu.

Halaman
1234
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved