Arus Balik, Pemudik Hingga Armada Bus Disemprot Disenfektan Saat Tiba di Terminal Kampung Rambutan
Antisipasi klaster baru, pemudik dari daerah dan armada bus disemprot disinfektan saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Antisipasi klaster baru, pemudik dari daerah dan armada bus disemprot disinfektan saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Usai larangan ini berakhirnya masa larangan mudik, ratusan pemudik dari luar daerah seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah mulai berdatangan dan tiba di Terminal Kampung Rambutan.
Merujuk pada data, kedatangan hingga pukul 12.00 WIB sudah mencapai 423 penumpang dengan menggunakan 62 bus.
Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Ratusan Pemudik dari Daerah Tiba di Terminal Kampung Rambutan
Sementara untuk keberangkatan mencapai 142 penumpang hingga pukul 12.00 WIB.
Mengacu pada hal tersebut, pihak Terminal Kampung Rambutan melakukan berbagai upaya pencegahan penularan virus Corona.
Satu diantaranya dengan bekerjasama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta.
Di mana setiap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tiba di terminal, akan segera disemprot disinfektan. Begitu juga dengan pemudik yang ada di dalam bus.
Baca juga: Guru Ngaji Cabuli Muridnya di Ruangan Marbot, Korban Diiming-imingi Mukena hingga Uang
"Pertama dibukanya kembali kita antisipasi untuk arus balik. Untuk penumpang dan kendaraan busnya kita semprot semua. Penumpangnya, barang bawaannya. Kita bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran. Jadi penumpang maupun bus steril dari adanya virus Covid-19," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan, Made Jony di Ciracas, Selasa (18/5/2021).
Selain itu, tiap penumpang yang tiba juga akan menjalani rapid test antigen maupun GeNose.
TONTON JUGA:
Lantaran menggunakan random sampling, petugas terminal juga mengantisipasi dengan melakukan pengecekan suhu tubuh pada pemudik yang tiba ataupun akan berangkat melalui Terminal Kampung Rambutan.
Baca juga: Dibangun Tanpa Turap, Jadi Penyebab Bagian Belakang Rumah Warga Pondok Pinang Longsor
"Jadi untuk semua penumpang yang kembali dari Jabodetabek kita lakukan tes rapid antigen maupun GeNose secara acak. Kalau ada penumpang suhu tinggi langsung rapid test antigen gratis oleh terminal. Bila hasilnya positif maka akan dirujuk ke Wisma Atlet menggunakan bus sekolah," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/terminal-kampung-rambutan-usai-larangan-mudik.jpg)