Breaking News:

Sambil Meringis Kesakitan, Residivis Ngakunya Terpaksa Nyuri Buat Lahiran Istri setelah Didor Polisi

Pengakuan itu dilontarkannya usai kedua betisnya dihadiahi timah panas oleh polisi.

Editor: Elga H Putra
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi borgol. Pengakuan itu dilontarkannya usai kedua betisnya dihadiahi timah panas oleh polisi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Sambil meringis menahan rasa sakitnya, seorang residivis mengaku terpaksa mencuri untuk menafkahi anak dan istrinya.

Pengakuan itu dilontarkannya usai kedua betisnya dihadiahi timah panas oleh polisi.

Sebab, pria bernama Firdaus alias Ayub (39) itu masih berani menyerang polisi saat akan dibekuk.

Warga Jalan Sultan M Mansyur Lorong Gardu Kelurahan Bukit Lamo Kecamatan IB I Palembang, Sumatera Selatan ini harus berurusan dengan aparat Polrestabes Palembang.

Dia dibekuk di Jalan Sultan M Mansyur, Palembang, Senin (17/5/2020) sekira pukul 22.20.

Setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bari, Palembang, dengan merengek kesakitan Ayub langsung digelandang ke Polrestabes Palembang.

Dia ditangkap atas aksi pencurian yang dilakukannya pada Selasa (4/5/2021) sekira pukul 04.30 di Jalan Sultan M Mansyur Lorong Yahya Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang.

Pelaku beraksi saat korban bernama Zanita (40), sedang tertidur lelap.

Ayub mengambil ponsel korban yang diletakkan di atas meja.

Aksi pencurian ini diketahui korban yang saat terbangun dan hendak mengambil handphone ternyata sudah hilang.

Baca juga: Sejarah Palestina dan Israel, Hingga Selalu Muncul Perang di Jalur Gaza

Baca juga: Baru Pulang Mudik, 11 Warga Jakarta Selatan Ikuti Tes Swab Antigen yang Digelar Polres Jaksel

Baca juga: Ruwatan Maut, Orangtua Biarkan Mayat Anaknya di Ranjang Sampai Jadi Tulang Akibat Bujukan Dukun

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved