Breaking News:

Tiba di Terminal Kampung Rambutan, Seorang Pemudik Reaktif Covid-19: Dirujuk ke Wisma Atlet

Baru tiba di Terminal Kampung Rambutan, satu pemudik dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet lantaran hasil rapid test antigen reaktif.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur usai berakhirnya larangan mudik. Ratusan pemudik dari daerah tiba di Terminal Kampung Rambutan, Senin (18/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Baru tiba di Terminal Kampung Rambutan, satu pemudik dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet lantaran hasil rapid test antigen reaktif.

Berakhirnya masa larangan mudik membuat para pemudik dari luar Jakarta bisa kembali melakukan perjalanan melalui Terminal Kampung Rambutan.

Hasilnya, ratusan pemudik dari luar Jakarta seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah tiba di Terminal Kampung Rambutan.

Oleh sebab itu, sebagai bentuk antisipasi penyeberan Covid-19, pihak terminal melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pemudik yang tiba.

Lebih lanjut, pihak terminal turut menerapkan rapid test antigen dan GeNose untuk para pemudik dengan sistem random sampling.

"Ya jadi penumpang yang tiba di Terminal Kampung Rambutan itu kita langsung lakukan pemeriksaan baik rapid test maupun GeNose. Dan, bus yang digunakan langsung disemprot menggunakan disinfektan oleh dari petugas Damkar," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan, Made Jony di Ciracas, Selasa (18/5/2021).

Sebanyak 75 pemudik tercatat telah melakukan tes Covid-19. Sayangnya, satu diantaranya reaktif Covid-19 usai menjalani rapid test antigen.

Oleh sebab itu, pemudik tersebut segera dirujuk ke Wisma Atlet guna isolasi mandiri sambil menunggu hasil PCR test keluar.

"Tadi dari 75 yang sudah dites itu ada satu orang reaktif berdasar hasil rapid antigen dan langsung dirujuk ke Wisma Atlet di tower 4," katanya.

Baca juga: Daftar 8 Makanan Tak Cocok Disimpan di Kulkas, Bisa Berdampak Buruk saat Dikonsumsi

Baca juga: Guru Ngaji yang Cabuli Muridnya di Ruang Marbot di Setu Bekasi, Sudah 5 Kali Lakukan Aksi Bejatnya

Baca juga: Bantah Geruduk Polres Metro Depok, Haji Amir Minta Maaf

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved