2 Pelaku Penyerangan Warga Kartini dengan Senjata Tajam Positif Narkoba

Kedua pria ini merupakan pelaku penyerangan terhadap warga Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Warga RW 05 Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, memasang spanduk yang menarik perhatian di wilayahnya, Sabtu (15/5/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Polisi telah mengamankan Niko King (31) dan R Saputra alias Apeng (19).

Kedua pria ini merupakan pelaku penyerangan terhadap warga Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan kedua pelaku telah melakukan tes urine di kantor polisi.

Hasilnya, kata dia, kedua pelaku dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Polisi Amankan Dua Pelaku Bersenjata Tajam yang Menyerang Warga Kartini

"Kedua pelaku positif narkotika setelah tes urine," kata Alan, sapaannya, saat dikonfirmasi, Rabu (19/5/2021).

Alan mengatakan, kedua pelaku merupakan warga Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat

Saat kejadian itu, para pelaku membawa senjata tajam dan aksinya terekam kamera CCTV.

Baca juga: Habis Dipasang Spanduk Penolakan Pemudik, Puluhan Pria Bawa Sajam Menyerang Warga Kelurahan Kartini

"Dua pelaku sudah kami amankan. Mereka terekam CCTV dan ini menjadi barang bukti yang kuat," kata Alan.

"Mereka kami amankan di indekos Lautze Residence Jalan A Raya Nomor 1 RT 11/03 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat," lanjut Alan.

Alhasil, polisi kini telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki motif penyerangan pelaku terhadap warga Kartini.

TONTON JUGA:

"Masih kami dalami. Sementara korban tidak ada," kata Alan.

Sebelumnya, sejumlah pria membawa senjata tajam menyerang warga RT 12 RW 08 Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (16/5/2021) sore.

Baca juga: Warga Pasang Spanduk Menolak Pemudik Tanpa Rapid Test Covid-19, Lurah Kartini: Kami Mendukung

Demikian disampaikan Ketua RW 08 Kelurahan Kartini, Maulana, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (17/5/2021).

Penyerangan ini terjadi setelah adanya pemasangan spanduk penolakan untuk para pemudik di Kelurahan Kartini, Jakarta Pusat

"Lokasinya di Gang Asem, RT 12 RW 08 Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat," kata Maulana.

"Kejadiannya Minggu kemarin sore. Biasa tidak jelas, tiba-tiba diserang begitu saja," lanjut dia.

Dia mengatakan, tak ada korban akibat insiden tersebut. 

"Tidak ada korban. Tapi pada 2019 pernah ada penyerangan yang sama dan ada korbannya saat itu," tutur Maulana.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Kami cek dulu," kata Alan, sapaannya, saat dihubungi di tempat terpisah. 

Sebelumnya, Ketua RW 08 Maulana mengirimkan video rekaman CCTV kepada TribunJakarta.com hari ini.

Dalam video tersebut, sejumlah pria membawa senjata tajam menyerang warga setempat. 

Belum diketahui penyebab penyerangan tersebut ditengarai hal apa.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved