FATAL Jenazah Bisa Tertukar, Jasad Umat Muslim Terlanjur Dikremasi, Pihak Rumah Sakit Diperiksa

Parahnya lagi, jasad jenazah tertukar tersebut telah dikremasi dan kini hanya menyisakan abu.

Editor: Elga H Putra
Tribun Batam / Ronnye Lodo Laleng
Prosesi pemakaman abu jenazah Abdul Hamid (44), jenazah yang tertukar di Batam 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kejadian fatal terjadi di Batam karena adanya jenazah yang tertukar.

Parahnya lagi, jasad jenazah tertukar tersebut telah dikremasi dan kini sudah menyisakan abu.

Padahal jenazah Abdul Hamid itu adalah beragama muslim.

Jenazahnya tertukar dengan jenazah warga keturunan Tionghoa yang memang rencananya akan dikremasi.

Tak ayal peristiwa ini menggegerkan warga kota Batam.

Polisi saat ini turun tangan untuk mencoba menyelesaikan permasalahan tak biasa ini.

Baca juga: Viral Rekaman CCTV Pemuda Hantam Kepala Pacar di Restoran, Terkuak Cuma Gara-gara Tak Balas Pesan

Kronologi

Jenazah Abdul Hamid yang beragama Islam, warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar yang harusnya dikuburkan terlanjur dikremasi, karena dikira jasad Sing Peng yang merupakan warga Tionghoa.

Informasi tertukarnya jenazah tersebut menyebar dengan cepat di kalangan masyarakat Tanjung Sengkuang bahkan Kota Batam.

Tak lama dari beredarnya informasi tersebut, polisi ramai mendatangi rumah kerabat almarhum di Tanjung Sengkuang Dalam, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Merintih Kesakitan, Viral Video Anak Diduga Dianiaya Pengasuhnya

Baca juga: Beraksi Puluhan Kali tanpa Belas Kasih, Pelaku Spesialis Curanmor di Lampung Tewas Ditembak Polisi

Baca juga: Berawal dari Tantangan Tetangga, Taryono Sukses Menikah Meriah Diendorse Warga Satu Kampung

Jajaran pejabat Polri di lingkup Polda Kepri dan Polresta Barelang turut hadir, seperti Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur.

Tampak hadir pula Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan, Kapolsek Batu Ampar AKP Salahuddin serta Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf.

Di sekitar lokasi terlihat sebuah tenda berwarna hijau dipadati warga setempat dan sanak saudara almarhum.

Tampak obrolan serius antara pihak kepolisian dengan keluarga almarhum.

Jenazah yang seharusnya dikuburkan tapi dikremasi.

Salah seorang kerabat almarhum membenarkan peristiwa tertukarnya jenazah tersebut.

Pihak keluarga menduga petugas rumah sakit telah salah mengantarkan almarhum ke tempat krematorium.

"Iya, benar. Jenazah tertukar dengan orang Tionghoa di rumah sakit.

Jenazah yang seharusnya dikuburkan tapi sudah dikremasi," kata kerabat almarhum yang enggan namanya disebutkan.

Jenazah AH saat dibawa ke Masjid Al Halim Polda Kepri untuk disholatkan sebelum dikuburkan, Senin (24/5/2021).
Jenazah AH saat dibawa ke Masjid Al Halim Polda Kepri untuk disholatkan sebelum dikuburkan, Senin (24/5/2021). (TRIBUNBATAM.id/Alamudin)

Dikatakannya, awalnya diduga jenazah tersebut terkena Covid-19 dan dijemput ke rumah.

Namun setelah diperiksa dan diketahui tidak terbukti Covid-19.

"Namun sayang jenazah tersebut tertukar dan telah dikremasi," tuturnya.

Kabid humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pihaknya sedang berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.

"Saat ini masih dalam proses penanganan.

Nanti akan di informasikan kembali," ungkapnya.

Saat dikonfirmasi di rumah sakit mana terjadinya tertukar jenazah tersebut, dia masih enggan berkomentar lebih lanjut.

Baca juga: Kesaksian Kakak Trio Fauqi Firdaus Usai Melihat Proses Autopsi Jenazah Sang Adik

Baca juga: Jenazah Trio Pemuda Asal Buaran yang Meninggal Sehari Setelah Vaksin Diautopsi Pagi Ini

Baca juga: Jenazah Tertukar dan Ciri-ciri Fisik Tak Sama, Keluarga Kaget saat Buka Kain Kafan: Kok Beda

Keluarga Ikhlas

Ketua Paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam, Masrur Amin mewakili pihak keluarga saat dijumpai di rumah kerabat almarhum di Tanjung Sengkuang Dalam Kecamatan Batu Ampar menuturkan bahwa pihak keluarga Abdul Hamid mengaku ikhlas atas terjadinya insiden ini.

“Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas, karena kejadian ini semuanya tidak menginginkan. Dari keluarga menilai ini adalah takdir Allah SWT,” ucap Masrur.

Dikatakan Masrur, kejadian tersebut dikarenakan adanya kesalahan prosedur di Rumah Sakit Bhayangkara Batam, sehingga jenazah warga Bugis itu tertukar dengan jenazah warga Tionghoa.

“Jenazah Abdul Hamid sudah dikremasi. Untungnya tulang-tulang belum digiling, sehingga tengkoraknya masih ada,” ujarnya.

Prosesi pemakaman abu jenazah Abdul Hamid (44), jenazah yang tertukar di Batam
Prosesi pemakaman abu jenazah Abdul Hamid (44), jenazah yang tertukar di Batam (Tribun Batam / Ronnye Lodo Laleng)

Pihak Rumah Sakit Diperiksa

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kepri telah memeriksa petugas rumah sakit Bhayangkara Batam Polda Kepri terkait kasus jenazah tertukar.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart mengatakan, Propam Polda Kepri telah memeriksa pihak terkait.

"Propam sudah turun dan melakukan pemeriksaan," ujar Harry, Selasa (25/5/2021).

Sementara itu terpisah Kabid Propam Polda Kepri Kombes Stefanus Michael Tamuntuan saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan tersebut.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap petugas rumah sakitnya," ujar Stefanus.

Baca juga: Keluarga Pemuda yang Meninggal Sehari Usai Divaksin Bersedia Apabila Jenazah Diautopsi

Stefanus menjelaskan, jika nantinya ada temuan pelanggaran maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Ini masih kita dalami dugaan pelanggaran disiplin dan kode etiknya, jika terbukti tentu akan ada sanksinya," ujarnya.

Artikel ini disarikan dari TribunBatam.id dengan Topik Jenazah Tertukar

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved