Breaking News:

Peredaran Tembakau Sintetis Sangat Laris, Polisi: Pengguna Banyak Mahasiswa

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani mengatakan, peredaran narkotika jenis tembakau sintetis sangat laris di pasaran.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Dok Polrestro Jaksel
Pabrik tembakau sintetis rumahan di Pandeglang, Banten, yang digerebek jajaran Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani mengatakan, peredaran narkotika jenis tembakau sintetis sangat laris di pasaran. 

Tersangka meracik tembakau sintetis di sebuah rumah kontrakan di Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selama satu tahun belakangan ini, jelas Azis, sindikat narkoba ini telah meraup keuntungan puluhan juta Rupiah.

"Selama satu tahun membuat atau meracik tembakau sintetis sebanyak 1 Kg dan kemudian menjual kembali sebanyak 2 Kg," kata Azis saat merilis kasus ini di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2021).

Dari pengakuan tersangka, sebanyak 80 orang sudah memesan tembakau sintetis hasil racikannya.

"Tersangka menjual narkotika tersebut ke wilayah Provinsi DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Kepulauan Seribu," ungkap Azis.

Kapolres mengatakan, tembakau sintetis itu dijual melalui situs jual beli online dan media sosial.

"Cara penjualannya sebagian dijual dari media sosial, sebagian melalui aplikasi penjualan online," kata Azis.

Salah satu tersangka berinisial AM mengaku memiliki nama sendiri untuk tembakau sintetis yang dijualnya secara online.

"(Sebutannya) KKS, Krakatau Steel," kata AM.

Tidak ada alasan khusus bagi AM dalam menamakan tembakau sintetis tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved