Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Usai Libur Lebaran, Muncul Klaster ART di Tangsel, Sampai Padati Rumah Lawan Covid-19

Usai libur lebaran, jumlah pasien Covid-19 yang diisolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel) meningkat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pemulangan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Serpong, Selasa (1/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Usai libur lebaran, jumlah pasien Covid-19 yang diisolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel) meningkat.

Saat ini, terdapat 60 pasien Covid-19 yang diisolasi di tenda glamping RLC itu, 20 laki-laki, 40 perempuan.

"Itu peningkatan sih dari sebelumnya, jadi sebelum lebaran itu H-1 atau H+1 lebaran kota menurun banget sampai cuma 15 pasien, 20 pasien, satu minggu setelah lebaran itu meningkatnya cukup drastis sih," kata Azzahra, dokter jaga di RLC, Serpong, Tangsel, Selasa (1/6/2021).

Azzahra menyebut, dari 60 pasien tersebut setengahnya merupakan asisten rumah tangga (ART) di berbagai wilayah di Tangsel.

Usai lebaran, banyak ART yang mudik, dan saat kembali, majikannya meminta mereka untuk tes Covid-19.

Baca juga: 27 Warga di Kelurahan Bambu Apus Positif Covid-19 Berasal dari Klaster Keluarga

"Makanya sekarang sudah 60 pasien kan dan itu rata-rara memang karena pembantu rumah tangga yang diswab oleh majikannya, klaster ART," ujarnya.

Selain karena mudik, ada juga pasien Covid-19 yang merupakan ART baru datang ke Tangsel.

"Dan makanya dari kami juga makanya mengapa perempuan bisa sampai 40 juga karena kan ART banyak yang perempuan. Yang laki-laki juga ada sih ART," paparnya.

Baca juga: Tangsel Kembali Zona Kuning Penularan Covid-19, Penutupan Tempat Wisata Jadi Faktor Krusial

Selain diduga tertular di kampung, para ART juga bisa saja terpapar Covid-19 saat di kendaraan menuju Tangsel.

Terlebih, mayoritas ART kembali dari mudik menggunakan travel ataupun mobil pribadi yang tidak mensyaratkan surat hasil tes Covid-19.

"Kan biasanya menggunakan travel ya. Kan kalau di travel biasanya enggak perlu swab antigen kadang-kadang."

Baca juga: Pihak Keluarga Datangi Polres Tangsel, Menjalani Asesmen Penentuan Hak Asuh Anak Korban Penyiksaan

"Biasanya kalau yang perlu (swab test antigen) kereta sama pesawat. Rata-rata mereka (ART) pakai travel atau pakai mobil pribadi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved