Breaking News:

Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Tak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel resmi menetapkan Suharyo, Bendahara KONI Tangsel sebagai tersangka, pada Jumat (4/6/2021).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Bendahara KONI Tangsel, Suharyo mengenakan rompi tahanan Kejari Tangsel, di Kantor Kejari Tangsel, Serpong, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan (Tangsel) memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel resmi menetapkan Suharyo, Bendahara KONI Tangsel sebagai tersangka, pada Jumat (4/6/2021).

Kepala Kejari Tangsel, Aliansyah, mengatakan, penyidikan yang dilakukannya sudah mengerucut ke arah Suharyo sebagai penanggung jawab kerugian negara.

"Tim penyidik telah melakukan pengumpulan bahan alat-alat bukti, sehingga  pada hari ini kami sudah menetapkan tersangka inisial SHR," ujar Aliansyah, di Kantor Kejari Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong.

Suharyo disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Aliansyah, mengatakan, kerugian negara akibat penyelewengan dana yang diperuntukkan bagi kemajuan olahraga Tangsel itu sebesar Rp 1.122.537.028.

Suharyo diduga telah memanipulasi laporan pertanggungjawaban dana hibah sebesar Rp 1,1 miliar lebih itu dari total Rp 7,8 miliar dana hibah KONI tahun 2019.

"Bahwa dalam penyidikan terungkap peran tersangka inisial SHR menjabat selaku bendahara KONI Kota Tangerang Selatan melakukan manipulasi terhadap laporan pertanggungjawaban dana hibah KONI Tangerang Selatan Tahun 2019 dan mengakibatkan kerugian keuangan negara/daerah sebesar Rp. 1.122.537.028," papar Aliansyah.

Menjadi tersangka kasus korupsi, Suharyo, ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Serang selama 20 hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved