Antisipasi Virus Corona di Bekasi
33 Warga Positif Covid-19, Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Bekasi Terapkan Mikro Lockdown
Pj Lurah Setia Asih Dede Firmansyah mengatakan, mikro lokdown diterapkan sejak hari ini setelah temuan puluhan warga positif Covid-19
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Sebanyak 33 warga Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Bekasi, RW18, Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dinyatakan positif Covid-19.
Satgas dari kecamatan serta kepolisian setempat langsung bertindak cepat, penerapan mikro lockdown dilakukan guna memutus rantai penularan.
Pj Lurah Setia Asih Dede Firmansyah mengatakan, mikro lokdown diterapkan sejak hari ini setelah temuan puluhan warga positif Covid-19.
"Kita melaksanakan mikro lockdown di sekitar RW 18 agar untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19," kata Dede, Selasa (8/6/2021).
Secara teknis, mikro lokdown diterapkan dengan menutup akses masuk perumahan dan hanya menyisahkan satu jalan utama yang tetap dibuka untuk mobilitas warga.
"Teknisnya kita satu pintu, kita juga bersama koramil dan kapolsek serta puskesmas, jadi biar terpantau arus keluar masuknya," terang Dede.
Selain itu, satgas pemerintah setempat membuka pokso di Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Bekasi untuk menyumplai kebutuhan warga.
Selama lockdown berlangsung, warga di RW18 terdiri dari tiga RT diharapkan dapat melakukan isolasi mandiri meski tidak dinyatakan positif.
"Saya berharapa ke depan masyarakat semakin patuh terhadap prokes karena Covid-19 ini masih ada atau masih banyak," jelasnya.
Baca juga: Polisi Tangkap Guru Ngaji di Penjaringan yang Diduga Cabuli Muridnya
Baca juga: Anies Baswedan Berencana Tambah Jalur Khusus Lintasan Khusus Road Bike di Jakarta, Termasuk GBK?
Baca juga: Orangtua Siswa Sebut Pelayanan PPDB 2021 di Jakarta Buruk
Sementara itu, ketua RW 18 Giyato mengatakan, teknis mikro lockdown dilakukan dengan menutup pagar akses gang rumah warga yang ditemukan penularan Covid-19.
Ada tiga gang yang ditutup, pada bagian pagar dipasang spanduk bertuliskan mikro lockdown agar warga dapat sementara waktu mengurangi mobilitasnya.
"Akass di sana gang rumah warga yang terpapar ditutup, jadi akses satu pintu, jadi kita tutup dulu sampai tunggu perkembangan," tegas Giyato.
Adapun untuk warga yang terpapar Covid-19, saat ini sudah dibawa ke Hotel Ibis Cikarang untuk menjalani isolasi.
Penularan Covid-19 di klaster pemukiman warga ini muncul setelah salah satu keluarga positif usai menggelar acara keluarga.
Dari situ, pihak satgas setempat langsung melakukan tracing terhadap 100 lebih warga di RW18 dan hasilnya hingga saat ini ditemukan 33 orang positif Covid-19.