Dirut Transjakarta Bantah Beri Sanksi Sopir Terkait Insiden Bus Berhenti di Perlintasan Kereta

Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan pihaknya tidak menjatuhkan sanksi

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo saat memberi keterangan di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2021).  

Saat itu, kata dia, armada bus operator Mayasari Bakti dengan nomor bodi MYS 18194 rute Manggarai-Blok M (6M) melintas dari arah Tosari dengan kondisi lampu perlintasan kereta sudah berwarna hijau.

Namun, saat melintas tepat di atas rel kereta api Halimun, Jakarta Pusat, roda bus tiba-tiba terhenti.

"Tidak lama, sirine kereta api berbunyi yang mengakibatkan pelanggan di dalam bus panik," kata Betris, saat dikonfirmasi, Selasa (1/6/2021).

"Mereka berinisiatif turun untuk menyelamatkan diri dari dalam bus menggunakan pintu depan dan tengah," lanjut dia.

Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo, menjelaskan insiden ini dipastikan bukan karena adanya kerusakan pada bus.

"Investigasi sedang dilakukan untuk mencari penyebabnya. Setelah pelanggan turun, dengan sigap petugas patroli yang berada di lokasi kejadian dibantu warga mendorong bus tersebut agar bisa melintasi rel," tutur Jhony, pada kesempatan yang sama. 

"Setelah bus berhasil keluar dari rel, penumpang kembali naik ke dalam bus dan melanjutkan perjalanan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved