Sempat Timbulkan Kerumunan, Jakcloth Pilih Habiskan Barang Sisa Jualan Secara Online
Jakcloth akhirnya kembali menggelar diskon besar-besaran secara online menyusul penutupan 18 gerainya se-Indonesia.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jakcloth akhirnya kembali menggelar diskon besar-besaran secara online menyusul penutupan 18 gerainya se-Indonesia.
Rencana awalnya, Jakcloth menggelar diskon besar-besaran di 18 gerai yang tersebar di Indonesia malah menimbulkan kerumunan yang teramat.
Sebelumnya pada Mei 2021, lantaran dampak pandemi Covid-19, Jakcloth berencana menutup 18 tokonya di seluruh Indonesia.
Lalu sisa produk di setiap toko, dibanderol sampai 90 persen.
Bahkan, ada beberapa yang hanya menjual produk dengan harga modal.

Alhasil, belasan toko tersebut diserbu pembeli hingga disinyalir menimbulkan kerumunan.
"Bahkan kegiatan sale di beberapa toko harus dihentikan sementara karena membludaknya pengunjung yang datang. Beberapa toko harus ditutup secara sukarela karena saking panjangnya antrean untuk masuk ke JakCloth Store," jelS Founder Jakcloth, Ucok Nasution kepada wartawan Rabu (9/6/2021) malam.
Baca juga: Fadli Zon Pajang Foto Tangannya Digenggam Soeharto, Sudjiwo Tedjo: Tak Perlu Ahli untuk Memaknainya
Baca juga: Kerumunan Promo BTS Meal Bikin 9 Gerai McDonalds di Jaksel Kena Sanksi, Ini Hukumannya Jika Terulang
Baca juga: Sudah Diundang Ikut Pesta, Dua Mahasiswa Malah Ambil Ponsel Rekannya Sendiri : Sewa Kos Jadi Alasan
Karena alasan di atas, JakCloth langsung mengalihkan penjualan dari persediaan produk ke beberapa lapak online.
Mulai dari 10 sampai 30 Juni 2021.
"Akhirnya, kami bisa mengalihkan penjualan ke beberapa marketplace yang dimiliki dan bekerja sama dengan JakCloth," jelas Ucok.
"Seperti www.jakcloth.co.id , Tokopedia, dan Shopee," sambungnya.
Ucok mengaku, produk yang dijual secara online ini bertujuan agar barang-barang habis.
Makanya produk-produk yang dijual dibanderol harga modal.
Dengan cara ini juga, Ucok berharap ada beberapa toko yang bisa diselamatkan.