Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Dinkes Tangerang Tekankan Perketat Protokol Kesehatan Sebelum Dimulainya Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan kalau PTM bisa dan memungkinkan dilaksanakan kembali pada bulan depan.

ISTIMEWA
Ilustrasi uji coba pembelajaran tatap muka di Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang meminta protokol kesehatan diperketat saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 nanti.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan kalau PTM bisa dan memungkinkan dilaksanakan kembali pada bulan depan.

Asal protokol kesehatan harus berjalan super ketat karena anak didik belum menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

"PTM bisa diterapkan di Kota Tangerang sesuai arahan presiden, dua hari, dan sebagainya. Kita lihat aja dari ujinya, kalau ujinya itu memang kenaikan kasusnya tidak membludak, berarti ini bisa berjalan," jelas Liza saat dihubungi, Jumat (11/6/2021).

Kendati demikian, pihaknya merasa tidak memungkinkan untuk selalu melaksanakan swab antigen kepada peserta didik dan guru tiap pelaksaaan PTM.

Baca juga: 32 Gerai McDonalds di Jakarta Ditutup Imbas Kerumunan BTS Meal, Wagub DKI Minta Maaf

Baca juga: Perampok Minimarket di Tangerang Beraksi saat Siang Hari, Gasak Rp 9 Juta dari Brankas

Baca juga: Tiga Kios di Munjul Terbakar, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Kata Liza, orang yang sudah diswab antigen bukan berarti aman dari penyebaran Covid-19.

"Sebenarnya yang dikuatkan bukan swabnya tapi protokol kesehatannya. Orang yang swab-nya negatif, memang satu jam lagi dia bisa bilang dia negatif? Kan engga ada jaminan. Hasil negatif itu kan pada saat dia diswab," ujar Liza.

Maka dari itu, dia mengimbau kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk selalu mengingatkan protokol kesehatan selama PTM kepada guru dan peserta didik.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan Kota Tangerang memastikan akan tetap melaksanakan PTM pada bulan Juli 2021 sesuai keputusan pemerintah pusat.

Untuk sementara, skema pembelajarannya masih dimatangkan namun, ada kemungkinan untuk peserta yang masuk akan secara bergantian yakni 50:50. 

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved