Breaking News:

Pelaku Pungli di Tanjung Priok Diciduk

Kronologi Terungkapnya Pungli di Tanjung Priok: Ada Peran Jokowi, Uang Rp16 Miliar dari Sopir Truk

Praktik pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi perbincangan hangat

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers pengungkapan pelaku pungli di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (10/6/2021). Praktik pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi perbincangan hangat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Praktik pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi perbincangan hangat beberapa hari belakangan.

Lingkaran setan pungli dari jalan raya hingga ke dalam area pelabuhan menjadi momok bagi para sopir truk barang yang setiap hari beroperasi di kerasnya Jakarta Utara.

Praktik pungli ini tak terlepas dari tindakan para pegawai-pegawai di pelabuhan yang memeras para sopir truk dalam proses bongkar muat barang.

Sementara di jalanan, aksi serupa dilakukan aktor-aktor premanisme yang biasa dikenal sebagai pak ogah.

Pemberitaan soal praktik pungli di pelabuhan yang telah terjadi menahun ini meledak fantastis selepas kunjungan Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat berbincang dengan sejumlah sopir kontainer di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021). Presiden Jokowi mendengarkan langsung keluh kesah para sopir, terutama soal pungutan liar (pungli) dan tindakan premanisme. Saat itu juga Presiden Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera membereskan hal tersebut.
Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat berbincang dengan sejumlah sopir kontainer di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021). Presiden Jokowi mendengarkan langsung keluh kesah para sopir, terutama soal pungutan liar (pungli) dan tindakan premanisme. Saat itu juga Presiden Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera membereskan hal tersebut. (Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (10/6/2021) lalu mengadakan pertemuan dengan para sopir truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mendengarkan keluhan sopir truk yang mengungkap bahwa aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok lekat dengan tindakan pungli.

Mendengar keluhan para sopir truk, di depan sorotan kamera, Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Koordinator Pungli di Tanjung Priok Miliki Barang Branded, Punya Sepatu Harga Rp2 Juta Hasil Pungli

Baca juga: Ditangkap Polisi, PJLP Dinas Pertamanan DKI Mengaku Sudah 6 Kali Menjambret

Baca juga: Belum Bebas Seutuhnya, Kasus Persetubuhan yang Menjerat Ustaz Gondrong Pengganda Uang Masih Melekat

Orang Nomor Satu di Indonesia itu meminta Polri segera bertindak memberantas para pelaku pungli yang meresahkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved