Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Satpol PP DKI Sidak Wilayah Kemang: 3 Kafe Diberi Teguran Tertulis dan 1 Bar Ditutup Sementara

Satpol PP DKI menemukan sebanyak 4 tempat usaha yang ketahuan melanggar protokol kesehatan di tengah masa PPKM

Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Petugas Satpol PP memberikan surat teguran tertulis kepada salah satu kafe di Kemang yang melanggar protokol kesehatan pada Minggu (13/6/2021) malam 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Pihak Satpol PP Provinsi DKI Jakarta melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke sejumlah tempat hiburan dan kafe di wilayah Kemang, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Minggu (13/6/2021) malam.

Bersama dengan aparat gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP DKI menemukan sebanyak 4 tempat usaha yang ketahuan melanggar protokol kesehatan di tengah masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan keempat tempat usaha tersebut yaitu Brexit Bar & Club, Restoran Fatty, Restoran Toscana, dan Warung Seafood 86.

Dari keempat tempat usaha yang disidak itu, tiga diberikan teguran tertulis dan satu ditutup sementara.

"Brexit dilakukan penutupan sementara selama 1 x 24 jam," ungkap Ujang kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Senin (14/6/2021).

Baca juga: Polisi Segel Tiga Kafe di SCBD yang Langgar Prokes

Baca juga: Kafe di Pancoran Buntu Digerebek, Pemilik hingga Biduan Dibawa ke Polres Jakarta Selatan

Baca juga: Kafe Holly Glass Bekasi Disegel Polisi Akibat Tak Taat Protokol Kesehatan

Ujang melanjutkan Brexit Bar & Club ditutup sementara lantaran tempat usaha tersebut terbilang lebih banyak melakukan pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan.

Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan saat ditemui TribunJakarta.com usai melakukan sidak di sejumlah tempat usaha di Kemang pada Minggu (13/6/2021) malam.
Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan saat ditemui TribunJakarta.com usai melakukan sidak di sejumlah tempat usaha di Kemang pada Minggu (13/6/2021) malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Bar & Club tersebut masih beroperasi di atas jam 21.00 WIB dan pengunjung melebihi 50 persen sehingga berpotensi berkerumun.

Satpol PP DKI sebenarnya memberikan kelonggaran kepada tempat usaha untuk tetap buka sampai larut malam di masa PPKM. Namun, hanya diizinkan untuk layanan pesan antar.

"Kalau yang melebihi jam 21.00 atau 24 jam itu yang take away khususnya tempat usaha jenis restoran," tambahnya.

Dalam apel bersama aparat gabungan sebelum melaksanakan sidak, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan pertambahan kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami lonjakan yang sangat tinggi.

Dalam waktu satu minggu, kasus positivity rate meningkat.

"Data menunjukkan bahwa dalam satu minggu terakhir, kasus aktif di Jakarta tanggal 6 Juni ada 11.500. Dan, hari ini menjadi 17.400 kasus. Pertambahan positivity rate meningkat. Minggu lalu 9 persen hari ini 17 persen," ujar Anies saat apel di kawasan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Melihat kondisi tersebut, Anies mengimbau kepada jajarannya agar tetap mengawasi seluruh tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan dan memastikan agar tempat usaha buka sesuai jam operasi yang sudah ditentukan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved