Diduga Terserempet Hingga Jatuh, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Serpong Utara

kecelakaan bermula dari seorang pemotor yang melaju satu arah dengan truk molen, dari Alam Sutera menuju Ciledug.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Diduga Terserempet Hingga Jatuh, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Serpong Utara
Istimewa
Ambulans yang membawa korban kecelakaan di Jalan Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (15/6/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Ceceran darah masih terlihat di Jalan Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (15/6/2021).

Tepatnya di depan toko batu alam Agung Jaya Mandiri, baru saja terjadi kecelakaan maut yang menewaskan seorang pemotor.

Jack (27), pegawai toko batu alam Agung Jaya Mandiri, mengatakan, kronologi kecelakaan bermula dari seorang pemotor yang melaju satu arah dengan truk molen, dari Alam Sutera menuju Ciledug.

Saat itu situasi sedang hujan. Pemotor yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengerem mendadak lalu terserempet truk molen.

Si pengendara motor yang mengenakan jas hujan hitam terjatuh lalu kepalanya yang memakai helm terlindas ban belakang kiri truk molen. 

Baca juga: Maling Motor Polisi di Pancoran Sempat Dikira Bawa Pistol

"Kejadiannya 15.30 WIB pas hujan, tapi sudah mulai reda."

"Motor dari arah Alam Sutera,  dia dari samping kiri, dia ngerem mendadak, tersenggol truk, kegiling palanya, kelondas ban," ujar Jack di lokasi.

Kecelakan tersebut lantas memancing perhatian warga yang datang mendekat, namun tidak ada yang berani menyentuh, terlebih memeriksa identitasnya. 

Baca juga: PBSI: Kepergian Markis Kido Duka Mendalam Bagi Insan Bulu Tangkis Indonesia

"Sendirian dia (korban), laki-laki, motornya matic. Korban sudah agak tua orangnya," ujarnya. 

Jack melihat korban sudah tak sadarkan diri. Darah mengucur deras dari sela-sela helm.

Meski helm tidak hancur, Jack menduga korban cidera parah bagian kepalanya lantaran tertekan beratnya truk molen. 

"Dia kan pakai helm, helmnya kalau enggak salah enggak terlalu hancur, mungkin ketekan kali," ujarnya.

Jasad korban dibawa oleh ambulans yang datang dan belum diketahui dari rumah sakit mana.

Aparat kepolisian juga sudah terjun ke lokasi untuk menindaklanjuti kecelakaan tersebut. 

Baca juga: Nasib Sial Maling Motor Milik Polisi, Tak Sadar Ditanya Korban Saat Dorong Curian: Kenapa Tuh?

"Ambulans datang, tapi nungguin polisi dulu. Setengah jam kemudian poliai datang," pungkas Jack.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada 17.30 WIB, darah korban masih berceceran di jalan.

Baca juga: Duka Ibu Markis Kido Saat Pemakaman di TPU Kebon Nanas, Taburkan Bunga ke Pusara Anak dan Suaminya

Cat semprot penanda lokasi kejadian kecelakaan sudah mulai pudar terhapus hujan.

Sementara kardus bekas penutup jasad korban kecelakaan masih tergeletak di pinggir jalan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved