Breaking News:

Markis Kido

PBSI: Kepergian Markis Kido Duka Mendalam Bagi Insan Bulu Tangkis Indonesia

Meninggalnya Markis Kido membawa dukacita mendalam bagi insan bulutangkis nasional. Kido telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ibu Markis Kido saat menaburkan bunga di makam, TPU Kebon Nanas, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021). Meninggalnya Markis Kido membawa dukacita mendalam bagi insan bulutangkis nasional. Kido telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Meninggalnya pebulu tangkis Markis Kido akibat serangan jantung tidak hanya membawa duka bagi keluarga besar pria peraih medali emas Olimpiade 2008 Beijing.

Kepala Humas dan Media PB Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Broto Happy mengatakan meninggalnya Markis membawa dukacita mendalam bagi insan bulutangkis nasional.

“Ini sebuah berita duka bagi insan bulutangkis Indonesia dan juga bagi keluarga besar PB PBSI merasa sangat berduka,” ucap Broto, di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021).

Tidak hanya karena pria yang meninggal pada usia 36 tahun telah mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga bulutangkis dunia lewat prestasi sewaktu aktif menjadi atlet.

Markis yang dimakamkan secara tumpang dengan jenazah almarhum ayahnya H. Djumh­ar Bey Anwar aktif memberi sumbangsih dengan melatih, terakhir dia melatih untuk PB Jaya Raya.

Makam pebulu tangkis Markis Kido di TPU Kebon Nanas, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021).
Makam pebulu tangkis Markis Kido di TPU Kebon Nanas, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

“PB PBSI kehilangan sosok yang menginspirasi pada pemain-pemain lainnya untuk tampil di Olimpiade Tokyo. Harapannya semangat Kido mengispirasi pemain Indonesia untuk merebut medali emas sejauh ini,” ujarnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com di TPU Kebon Nanas, selain keluarga dan kerabat sejumlah atlet ikut mengantarkan kepergian Markis ke tempat peristirahatan terakhir di Blok di AAi BLAD II 533.

Baca juga: Nasib Sial Maling Motor Milik Polisi, Tak Sadar Ditanya Korban Saat Dorong Curian: Kenapa Tuh?

Baca juga: Mau Ikut Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi, Begini Cara Daftarnya: Simak Jadwalnya

Baca juga: Hadiri Pemakaman Markis Kido, Chandra Wijaya Kenang Momen Ini

Di antaranya Chandra Wijaya dan bekas pelatih Markis Kido, setelah anggota keluarga secara bergantian mereka menaburkan bunga di pusara Markis Kido  sambil memanjatkan doa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved