Breaking News:

Cerita Kriminal

Stres Istri Sakit Tak Ada Biaya Lalu Lihat Rumah Semrawut, Yoseph Lampiaskan Amarah ke Menantu

Pria bernama Yoseph Obi Robiwala (59) nekat membacok menantunya sendiri bernama Laurensius Laba (39) dengan sebilah parang. Pelaku stres istri sakit.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa via Tribun Banten
Ilustrasi peembacokan. Pria bernama Yoseph Obi Robiwala (59) nekat membacok menantunya sendiri bernama Laurensius Laba (39) dengan sebilah parang. 

Usai membuat sepupunya terluka akibat bacokannya, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Insiden ini terjadi pada Minggu (13/6/2021) malam.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, kasus bermula ketika orban AK datang ke depan rumah pelaku AN dengan membawa jagung.

Hal itu membuat pelaku bertanya untuk apa jagung yang dibawa korban tersebut.

Saat itu korban sempat mengeluarkan nada kasar dan emosi.

Ia menjawab bahwa jagung tersebut akan dipakai untuk makanan ayam.

Mendengar perkataan korban yang kasar, pelaku menjawab datar tanpa emosi.

Baca juga: Suami Bacok Istrinya di Tangerang, Korban Sampai Lemas Luka di Leher dan Punggung

Kemudian meninggalkan lokasi menuju ke kebun untuk mengambil sapi peliharaannya.

"Saat itu pelaku tidak melakukan tindakan apapun tapi pergi meninggalkan lokasi mencari sapi peliharaannya," ujar Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Tambunan saat menggelar jumpa pers di halaman kantor Polsek Bontomarannu, Selasa (15/6/2021) siang.

Sepulang mencari sapi, pelaku kembali ke rumah dan saat itu AN masih melihat AK berada di sekitar rumahnya.

AN kembali keluar rumah membeli obat nyamuk dan pulang sekira pukul 22.30 WITA dan melihat ayam miliknya telah hilang.

Pelaku menduga korban adalah pelakunya lalu ia mencarinya.

Ketika itu korban ditemukan sementara bermain kartu joker di rumah warga.

"Pelaku saat itu memanggil korban dan bertanya terkait ayam miliknya yang telah hilang, namun jawaban korban menyinggung perasaan dan mendorong pelaku," beber Tambunan

Karena tindakan korban tidak diterima, pelaku pun mengancam untuk memarangi korban.

Namun korban balik menantang, kemudian pelaku mengayunkan parang miliknya ke arah pelipis kiri dan pergelangan tangan kiri lalu meninggalkan TKP.

Pada Minggu (13/6/2021) dini hari, pelaku menyerahkan diri bersama sebilah parang yang digunakan saat beraksi.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Emosi Gara-gara Ayamnya Hilang, Seorang Pria di Gowa Tega Parangi Sepupunya dan TribunMataram.com dengan judul Geram Rumah Berantakan, Mertua di NTT Ambil Parang & Bacok Menantu, Diselesaikan Secara Kekeluargaan,

Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved