Antisipasi Virus Corona di DKI

Covid-19 di DKI Tembus 4.737 Kasus Sehari, Fraksi PAN Minta Anies Baswedan Tarik Rem Darurat 

Fraksi PAN DPRD DKI mendorong Pemprov DKI menarik rem darurat bila kasus harian Covid-19 di ibu kota tak kunjung turun.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani usai menemui para orang tua murid di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi PAN DPRD DKI mendorong Pemprov DKI menarik rem darurat bila kasus harian Covid-19 di ibu kota tak kunjung turun.

Sebagai informasi, beberapa hari terakhir penambahan kasus Covid-19 di ibu kota terus mengalami kenaikan.

Bahkan, rekor baru terjadi pada Jumat (19/6/2021) kemarin di mana ada 4.737 warga ibu kota yang dilaporkan terpapar Covid-19.

"Jika kasus harian tidak mengalami penurunan, langkah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) bisa diambil dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat DKI Jakarta dan aspek ekonomi," ucap Penasihat Fraksi PAN Zita Anjani, Sabtu (19/6/2021).

Guna menekan angka penularan Covid-19, beragaram upaya dilakukan Pemprov DKI.

Salah satunya dengan mengimbau masyarakat mengurangi mobilitas dan tetap berada di rumah akhir pekan ini.

"Kami juga mendorong pengetatan dan pembatasan area-area publik yang menimbulkan keramaian," ujarnya dalam keterangan tertulis.

"Seperti mal, kafe, restoran, dan tempat wisata. Terutama saat weekend dan libur nasional," sambungnya.

Baca juga: Melihat Uma Lengge, Rumah Adat Bima yang Telah Berusia Lebih dari 500 Tahun

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Tinjau Penerapan PPKM Mikro di Asrama Polisi Tangguh Jaya RW 013 Bidara Cina

Baca juga: Swab Test di Kecamatan Karawaci, 50 Persen Pesertanya Positif Covid-19

Kemudian, Zita juga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area perkantoran.

Aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen di area perkantoran zona merah pun harus diawasi dengan baik.

Tujuannya agar klaster perkantoran di ibu kota tak semakin bertambah banyak.

Aturan pembatasan kapasitas di tempat-tempat umum pun diminta Zita terus diawasi guna meminimalisir kerumunan.

"Memastikan implementasi lapangan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 berjalan dengan baik," kata dia.

Wakil Ketua DPRD DKI ini juga mendukung Anies dalam upayanya melakukan percepatan vaksinasi.

Terlebih, Anies ditarget Presiden Joko Widodo untuk penyuntikan vaksin Covid-19 pada 7,5 juta warga hingga akhir Agustus mendatang.

"Mendukung upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pencapaian herd immunity," tuturnya.


Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved