Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kapolda Metro Jaya Tinjau Penerapan PPKM Mikro di Asrama Polisi Tangguh Jaya RW 013 Bidara Cina

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau Asrama Polisi Tangguh Jaya RW 013 Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran tinjau penerapan PPKM Mikro Asrama Polisi Tangguh Jaya RW 013 Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau Asrama Polisi Tangguh Jaya RW 013 Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Tinjauan yang dilakukannya guna melihat bagaimana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di wilayah tersebut.

"Dalam rangka melihat PPKM mikro, kalau ada yang positif apa yang dikerjakan. Kemudian yang kedua melihat kesadaran masyarakat dalam taat protokol kesehatan, karena fungsinya memang kalau masyarakat paham kemudian kalau ada yang terpapar dilakukan testing, tracing supaya tidak meluas dan mendapatkan perawatan," katanya di lokasi, Sabtu (19/6/2021).

Sejauh ini di lingkungan tersebut masih ada enam warga yang terpapar Covid-19, di mana sebagian diantaranya tengah menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Swab Test di Kecamatan Karawaci, 50 Persen Pesertanya Positif Covid-19

Baca juga: Pria di Tangerang Nekat Perkosa Nenek 60 Tahun, Pengakuannya Nafsu saat Baru Bangun Tidur

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Bioskop di Kota Tangerang Ditutup Sampai Akhir Bulan Juni

"Alhamdulillah di sini ada enam kasus, semuanya sudah di tracing dan yang sakit ini semuanya melakukan isoman dan ada yang di rawat di RS," lanjutnya.

Selanjutnya, guna menurunkan angka kasus positif di DKI Jakarta, operasi yustisi terkait penerapan PPKM akan terus dilakukan.

Terutama di titik-titik yang berpotensi adanya pelanggaran protokol kesehatan.

"Operasi yustisi yang ketat sampai dengan kasus Covid melandai," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved