Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

5.582 Orang Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, 224 Diantaranya Berusia 0 Sampai 5 Tahun

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.572 spesimen

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi Sebanyak 5.582 orang positif Covid-19 di DKI Jakarta, pada hari ini atau Minggu (20/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 5.582 orang positif Covid-19 di DKI Jakarta, pada hari ini atau Minggu (20/6/2021).

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

"Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.572 spesimen," kata Dwi dalam keterangan resminya, Minggu (20/6/2021).

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.636 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil (red: 5.582 positif Covid-19)," lanjutnya.

Baca juga: Gareth Bale: Mengalahkan Italia Akan Menjadi Hasil yang Fantastis

Sementara itu, 11.054 orang lainnya negatif Covid-19. 

Dwi menyebut, kasus positif Covid-19 pada anak di bawah 18 tahun pun terus bertambah. 

Dari 5.582 kasus positif hari ini, 655 kasus yakni usia 6-18 tahun, 224 kasus yaitu anak usia 0-5 tahun, 4.261 kasus berusia 19-59 tahun, dan 442 kasus berumur 60 tahun ke atas. 

Baca juga: Satgas Covid-19 Bubarkan Resepsi Pernikahan Warga Cakung

“Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari keluar rumah membawa anak-anak," kata Dwi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan geram dengan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan perihal Covid-19. 

Baca juga: Datangi Citos, Aparat Gabungan Beri Surat Teguran Tertulis Kepada 2 Kafe

"Kami akan menindak masyarakat yang melanggar aturan. Semua harus bertanggung jawab," tegasnya, pada kesempatan yang sama. 

"Kepada pengelola tempat-tempat yang ramai, pastikan kapasitas maksimal 50 persen untuk para pengunjung," lanjutnya.

Dia menegaskan, pihak restoran dan pusat keramaian dilarang berkompromi dengan masyarakat. 

"Jangan kompromi demi mendapatkan keuntungan lebih besar. Manfaat terbesar yaitu keselamatan warga," tegas Anies. 

"Nomor satu-kan keselamatan. Itulah kunci yang harus kita pegang erat-erat. Segera kembali ke rumah setelah berkegiatan. Jangan ambil kegiatan yang tidak penting," tutup dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved