Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Pengadilan Negeri Jakarta Timur Terima Surat Terbuka dari dari Simpatisan Rizieq Shihab, Ini Isinya

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima surat terbuka dari simpatisan terdakwa Rizieq Shihab

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal saat memberi keterangan terkait sidang perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab, Kamis (6/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima surat terbuka dari simpatisan terdakwa Rizieq Shihab terkait perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong kasus tes swab RS UMMI Bogor.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan surat terbuka yang diantar langsung simpatisan Rizieq tersebut diterima bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Surat diterima pukul 11.35 WIB. Simpatisan yang datang informasinya cuman satu. Diterima bagian PTSP lalu diteruskan ke Majelis Hakim-nya," kata Alex saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Senin (21/6/2021).

Majelis Hakim dalam hal ini yang mengadili perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor, yakni diketuai Khadwanto dengan anggota Mu'arif, dan Suryaman.

Bila mengacu pernyataan Slamet Maarif sebelumnya maka surat terbuka itu berisi permintaan agar Majelis Hakim menjatuhkan vonis bebas kepada tiga terdakwa pada sidang Kamis (24/6/2021).

Menurut Maarif ketiga terdakwa yakni Rizieq, Muhammad Hanif Alatas, dan dr. Andi Tatat tidak terbukti melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

"Bagi kami seseorang bila dipidana hanya karena kondisi kesehatan seseorang adalah seseorang sangat tidak masuk akal dan jauh dari rasa keadilan," ujar Maarif.

Pernyataan kondisi kesehatan dimaksud Maarif yakni keterangan ketiga terdakwa saat menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat ketika di RS UMMI Bogor pada bulan November 2020 lalu.

Pernyataan sehat tersebut dianggap JPU sebagai pemberitahuan bohong karena hasil tes swab PCR yang diuji di Labolatorium RSCM menyatakan Rizieq terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Minta Bebas Murni, Menanti Hakim Bacakan Vonis Habib Rizieq Shihab di Kasus Tes Swab RS UMMI Bogor

Baca juga: Aziz Yanuar Sebut Rizieq Shihab Tak Akan Ajukan Banding Jika Divonis Hakim 1 Atau 2 Bulan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved