Cerita Kriminal

Jumat Kelam Siswi SMA, Niat Temui Teman Malah Jadi Korban Rudapaksa Driver Ojol di Hotel

Siswi SMA berinisial GTN mengalami Jumat kelam setelah dirudapaksa driver ojek online pada tanggal 18 Juni 2021.

Tribunlampung.co.id/Dodik Kurniawan
Ilustrasi Ojol. Siswi SMA berinisial GTN mengalami Jumat kelam setelah dirudapaksa driver ojek online pada tanggal 18 Juni 2021. 

Orangtua akhirnya mengetahui hal ini setelah tak sengaja menemukan obat pelancar haid.

Karena hal ini, orangtua korban melaporkan Mang Dis ke Mapolres Buleleng, pada 12 Mei 2021.

Dijelaskan KBO Reskrim Polres Buleleng, AKP Suseno menyebut, Mang Dis mulanya bekerja di Denpasar sebagai guru senam.

Namun karena pandemi Covid-19, ia kemudian dirumahkan.

Semenjak di rumahkan, Mang Dis kemudian tinggal di rumah korban yang terletak di Kecamatan Buleleng.

Saat tinggal di rumah korban itulah, Mang Dis mulai merayu-rayu korban hingga menjalani hubungan spesial.

Mang Dis mengaku sempat mengatakan kepada keponakannya terkait hubungan spesial tersebut.

"Saya sempat bilang sama dia (korban,red) hubungan ini tanggung jawab besar,"

"Tapi karena dia suka sama saya, saya juga sama dia, akhirnya kami melakukan itu," ucap Mang Dis, Rabu (16/6/2021).

Selanjutnya, Mang Dis mengaku tak menyesal melakukan persetubuhan tersebut.

"Saat melakukan persertubuhan itu saya tidak menyesal, tapi setelah saya dilaporkan ke polisi ya saya menyesal," kata Mang Dis.

Sementara itu dijelaskan AKP Suseno, Mang Dis menyetubuhi keponakannya kala keadaan rumah sepi.

"Tersangka menyetubuhi korban di rumahnya, saat kondisi rumah dalam keadaan sepi," ujarnya.

Visum

Setelah dilaporkan orangtua korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan, serta melakukan visum terhadap korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved