Cerita Kriminal

Jumat Kelam Siswi SMA, Niat Temui Teman Malah Jadi Korban Rudapaksa Driver Ojol di Hotel

Siswi SMA berinisial GTN mengalami Jumat kelam setelah dirudapaksa driver ojek online pada tanggal 18 Juni 2021.

Tribunlampung.co.id/Dodik Kurniawan
Ilustrasi Ojol. Siswi SMA berinisial GTN mengalami Jumat kelam setelah dirudapaksa driver ojek online pada tanggal 18 Juni 2021. 

Dengan berbagai cara, SA memberi alasan pada korban, hingga akhirnya korban teperdaya.

Baca juga: Menghina Wajah Teman Terus-menerus Buat Nyawa Bagong Tak Tertolong, Ini Kronologinya

Di sana, korban dirudapaksa oleh SA.

"Saat ini korban tengah menjalani visum di RSUD Pringadi Medan," kata kuasa hukum korban Oloan Butarbutar dikutip dari Tribun Medan, Selasa (22/6/2021).

Dia mengatakan, apa yang dilakukan SA ini bisa mencoreng citra para driver ojol di Kota Medan.

Dia pun berharap agar SA bisa segera ditangkap, karena dikhawatirkan melakukan aksi serupa terhadap korban lainnya.

Peristiwa Lain

Paman Cabuli Keponakan Berdalih Suka Sama Suka

Polisi menunjukkan tersangka Mang Dis, pelaku persetubuhan terhadap keponakannya sendiri, yang masih di bawah umur, rabu (16 Juni 2021)
Polisi menunjukkan tersangka Mang Dis, pelaku persetubuhan terhadap keponakannya sendiri, yang masih di bawah umur, rabu (16 Juni 2021) (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani)

Sudah 7 bulan, seorang paman bernama Nyoman Ady Destrian alias Mang Dis (40) menjalani hubungan dengan keponakannya sendiri yang masih di bawah umur.

Tak hanya menjalani hubungan spesial, Mang Dis rupanya telah merudapaksa keponakannya tersebut berulang kali.

Berdalih suka sama suka, Mang Dis mengaku tak menyesal telah melakukan hubungan suami istri dengan keponakannya.

Baca juga: Pertanyaan Teman Soal Istri Buat Amarah Anak Punk Tak Terbendung: Sebenarnya Tak Niat Bunuh

Meski suka sama suka, Mang Dis ditahan polisi lantaran keponakannya masih di bawah umur.

Mang Dis dinyatakan melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Sebagaimana diatur dalam rumusan pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Buleleng, Bali dan sudah berjalan 7 bulan.

Hubungan spesial Mang Dis dan keponakannya berjalan tanpa sepengetahuan orangtua korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved