Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Gubernur Anies Tarik Rem Darurat, Bioskop hingga Tempat Wisata Ditutup Lagi

Guna menekan lonjakan kasus Covid-19, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup sejumlah tempat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di bioskop XXI yang ada di PGC, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna menekan lonjakan kasus Covid-19, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup sejumlah tempat.

Penutupan dalam rangka pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4/9 Tahun 2021.

Aturan yang diteken Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disparekraf Gumilar Ekalaya pada 22 Juni 2021 lalu ini berlaku hingga 5 Juli 2021 mendatang.

Dalam aturan itu, Disparekraf DKI melakukan pembatasan di sektor pariwisata dan hiburan.

Baca juga: Gubernur Anies Tarik Rem Darurat, Ini 11 Poin Aturan Lengkap Pembatasan Kegiatan di DKI Jakarta

Baca juga: Tarik Rem Darurat, Anies Otak-atik Aturan: Tutup Tempat Ibadah, Tapi Warga Gelar Hajatan Boleh

Restoran, kafe, atau tempat makan pun kini hanya boleh melayani makan di tempat (dine in) hingga pukul 20.00 WIB.

"Kapasitas maksimal pengunjung 25 persen. Dapat melayani take away sesuai jam operasional (24 jam)," tulis Gumilar dalam aturan itu dikutip TribunJakarta.com, Rabu (23/6/2021).

Penyelenggaraan musik hidup atau live music di restoran atau kafe pun kembali dilarang Pemprov DKI.

Kemudian, rumah minum atau bar yang menyediakan minuman beralkohol tidak boleh beroperasi.

"Dilarang menjual pelayanan shisha," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved