Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Tolak Putusan Hakim, Rizieq Shihab Ajukan Banding di Perkara Tes Swab RS UMMI Bogor

Rizieq Shihab menolak putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Bima Putra
Rizieq Shihab saat sidang putusan kasus dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab menolak putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor.

Atas putusan yang menyatakan terbukti melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan vonis empat tahun penjara Rizieq Shihab mengajukan banding.

Kepastian mengajukan banding atas putusan disampaikan Rizieq kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tanpa berkonsultasi dengan tim kuasa hukumnya.

"Dengan ini saya menolak putusan Majelis Hakim dan menyatakan banding. Terimakasih," kata Rizieq menjawab pertanyaan apa mengajukan banding atau menerima putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021).

Dia beralasan putusan Majelis Hakim diketuai Khadwanto dengan anggota Mu'arif dan Suryaman diambil berdasar keterangan saksi ahli forensik dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara saksi ahli forensik tersebut menurut Rizieq tidak pernah dihadirkan dalam tahapan sidang pembuktian lewat pemeriksaan saksi ahli dari JPU yang menuntut hukuman enam tahun penjara.

"Padahal saksi ahli forensik tidak pernah hadir, itu yang pertama. Kedua tidak lagi menggunakan hasil otentik dalam menafsirkan pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946. Masih banyak lagi (alasan banding) tapi saya tidak perlu sebutkan," ujarnya.

Seperti Rizieq, tim kuasa hukum diketuai Sugito Atmo Prawiro juga menyatakan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang lebih rendah dibanding tuntutan JPU.

Artinya Rizieq dan tim kuasa hukumnya bakal kembali berhadapan dengan JPU di tingkat Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam perkara pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved