Viral di Medsos
Wagub DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut Truk, BPKD: Ambulans Sudah Tak Mungkin Lagi
Viral di media sosial sejumlah foto yang memperlihatkan sebuah truk berkelir hijau mengangkut beberapa peti mati.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM - Viral di media sosial sejumlah foto yang memperlihatkan sebuah truk berkelir hijau mengangkut beberapa peti mati.
Dalam salah satu foto, tampak truk tersebut dipasang spanduk pada bagian depan bertuliskan 'Mobil Angkutan Jenazah'.
TONTON JUGA
Beberapa foto lainnya memperlihatkan sejumlah petugas berpakaian APD menggotong beberapa peti masuk ke dalam truk itu.
Foto itu diunggah oleh pemilik akun twitter Nic Lin (@nicolaslkh) dengan tulisan 'angkutan jenazah sdh pake truck, bukan ambulan lagi'.
Narasi yang beredar menyebut, truk tersebut bakal digunakan untuk mengangkut jenazah pasien Covid-19.
Ditemui TribunJakarta.com Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah hal tersebut.
"Belum ada pengangkutan jenazah dengan truk. Jangan sampai salah, belum ada pengangkutan jenazah covid dengan truk," ucapnya, Rabu (23/6/2021).
Sekalipun ada lonjakan pemakaman dengan protokol Covid-19, Ariza memastikan, armada ambulans yang dimiliki DKI masih sangat memadai.
Baca juga: Ayah Rozak Minta Rp300 Juta per Bulan ke Pendamping Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan: Kemarin Rp 100 Juta
TONTON JUGA
"Semua jenazah Covid-19 diantar dengan ambulans. Saya meyakini Insya Allah sekalipun angka kematian per hari cukup tinggi," ujarnya.
Selain ambulans milik Pemprov DKI, sejumlah partai politik hingga organisasi massa (ormas) disebut Ariza, turut membantu dengan menyumbangkan ambulans yang mereka miliki.
"Rata-rata parpol punya ambulans banyak, itu bisa digunakan. Jadi Insya Allah jenazah covid akan tetap diantar dengan ambulans," tambahnya menjelaskan.
Sementara itu Kepala BPKD DKI Edi Sumantri membeberkan perihal penggunaan truk sebagai kendaraan pengangkut jenazah Covid-19.

Baca juga: Jelang Liga 1 2021 Bergulir, Kekuatan Persija Jakarta Malah Semakin Berkurang
Hal ini disampaikannya dalam rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta.