Antisipasi Virus Corona di DKI
Update Covid-19 di DKI: Penambahan 7.379 Kasus, Positivity Rate Capai 35,8 Persen
Penambahan kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih fluktuatif, hari ini tercatat ada 7.379 kasus konfirmasi positif.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penambahan kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih fluktuatif, hari ini tercatat ada 7.379 kasus konfirmasi positif.
Dengan penambahan ini, total kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta sampai hari ini mencapai 535.788 kasus.
“Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik 3.797 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 65.923,” ucap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia, Selasa (29/6/2021).
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 461.439 dengan tingkat kesembuhan 86,1 persen.
Kemudian, ada 8.426 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.
Sebagai informasi, tingkat kematian ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 2,7 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 35,8 persen.
“Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12,2 persen,” ujarnya.
Angka ini berada di atas abang batas yang ditetapkan badan kesehatan dunia (WHO), yaitu tak lebih dari lima persen.
Baca juga: Pemkot Jakarta Pusat Sediakan Sembako untuk Warga yang Isolasi Mandiri, Ini Syaratnya
Baca juga: 700 Jenazah di Kabupaten Tangerang Telah Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19
Baca juga: The Jakmania Kerja Sama dengan Pemprov DKI Menggelar Program Vaksinasi Covid-19
Kasus Covid-19 Pada Anak Masih Tinggi
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, kasus Covid-19 pada kelompok ada usia di bawah 18 tahun masih sangat tinggi
Dwi menyebut, 16 persen kasus konfirmasi positif hari ini merupakan kelompok usia di bawah 18 tahun dengan jumlah mencapai 1.152 kasus.
Mayoritas kasus di kelompok usia anak sekolah 6 sampai 18 tahun dengan jumlah 835 kasus.
Kemudian, sisanya menimpa anak balita usia 0 hingga 5 tahun dengan jumlah 317 kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bus-sekolah-di-rusun-nagrak.jpg)