Mengintip Operasional Mal di Jakarta Saat PPKM Darurat, Hanya Beroperasi 15% Saja
Pusat perbelanjaan sepi sesuai dengan pengaturan PPKM Darurat yang diterapkan oleh pemerintah hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Suharno
Khusus untuk sektor F&B, hanya diperbolehkan melayani pesan antar atau dibawa pulang/ take away.
Menurut Agung, ada sekitar 75 ribu pegawai dari tenant-tenant di Kota Kasablanka yang terpaksa dirumahkan sementara karena imbas PPKM Darurat ini.
Sementara pegawai dari mal sendiri, hanya bagian operasional saja yang diizinkan untuk masuk. Itupun, dengan jumlah terbatas.

"Seperti engineering, housekeeping, untuk melaksanakan operasional sehari-hari. Ini pun tidak sepenuhnya masuk, hanya sekitar 50 persen dari kapasitas main power normal," imbuhnya.
Meski sebagian besar tutup dari kunjungan publik, namun Kota Kasablanka memastikan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
TONTON JUGA:
"Sebagai tempat publik, kita masih terapkan protokol kesehatan. Masih kawasan wajib masker, pas masuk ada pengecekan suhu tubuh, dan handsanitizer," kata Agung.
"Kita juga untuk tenant-tenant melakukan disinfektan secara berkala. Kemudian, ada general cleaning atau pembersihan barang-barang yang hanya didisplay saja," tandasnya.