Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

PPKM Darurat Berlaku, Pelat Daerah Diputar Balik di Jalan Kalimalang: Tak Bisa Sembarang Masuk DKI

Sejumlah kendaraan dengan nomor polisi daerah diputar balik saat melintas di kawasan Lampiri, Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (3/7

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Sejumlah kendaraan diputar balik saat PPKM darurat hari pertama di kawasan Lampiri, Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (3/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sejumlah kendaraan dengan nomor polisi daerah diputar balik saat melintas di kawasan Lampiri, Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (3/7/2021).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali telah diberlakukan mulai hari ini hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Jalan Kalimalang menjadi satu diantara 63 titik penyekatan pembatasan mobilitas dan telah ditutup mulai pukul 00.00 WIB.

Berdasar penjagaan petugas sejak dini hari, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang diputar balik merupakan kendaraan dengan pelat daerah dan tak memiliki kepentingan di Jakarta.

"Dalam  pemeriksaan ada beberapa kendaraan yang diputar balikan karena mobil (nompol) daerah, KTP bukan Jakarta dan selanjutnya tidak ada kepentingan di dalam Kota Jakarta makanya diputar balikkan," kata Perwira Pengendali PPKM Darurat Pos Lampiri, Iptu Asep di lokasi.

Sejumlah kendaraan diputar balik saat PPKM darurat hari pertama di kawasan Lampiri, Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (3/7/2021)
Sejumlah kendaraan diputar balik saat PPKM darurat hari pertama di kawasan Lampiri, Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (3/7/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Saat diberhentikan, pengendara mengakui tak memiliki kepentingan seperti kepentingan esensial maupun kritikal.

Sehingga petugas memberikan sosialiasi terkait aturan PPKM darurat sebelum mengarahkan untuk memutar balikkan kendaraan mereka.

"Ada beberapa item yang boleh ke Kota Jakarta, ya di antaranya esensial, termasuk di antaranya tenaga kesehatan dan lain-lain."

Baca juga: RS di DKI Nyari Kolaps Diterpa Badai Covid-19, Anies: Ini Nyata, Kita Dalam Posisi Sangat Beresiko

Baca juga: Warga Cegat Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Petugas Diusir: Peti Mati Dibongkar Paksa

"Kami di sini tetap mencegah kendaraan masuk ke Kota Jakarta. Jadi yang tak berkepentingan akan diarahkan untuk putar balik," tandasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved