Breaking News:

Viral di Medsos

Emak-emak Ngaku Tak Takut Corona Diburu Polisi, Sebut Pemerintah Zalim: Kenapa di Jakarta Pada Panik

Emak-emak di Padang, Sumatera Barat, membuat geger jagat media sosial karena menyebut tak takut dengan adanya virus Corona atau Covid-19.

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Diburu Polisi, Emak-emak yang Ngaku Tak Takut Corona Kini Minta Maaf - Emak-emak di Padang, Sumatera Barat, membuat geger jagat media sosial karena menyebut tak takut dengan adanya virus Corona atau Covid-19. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Emak-emak di Padang, Sumatera Barat, membuat geger jagat media sosial karena menyebut tak takut dengan adanya virus corona atau Covid-19.

Video yang dibuat emak-emak tersebut viral di media sosial dan menimbulkan banyak perdebatan.

Emak-emak tersebut diketahui bernama Yulianti.

Video itu viral dan polisi kini sedang memburu emak-emak tersebut.

Namun setelah heboh hingga diburu polisi, emak-emak di Padang itu akhirnya minta maaf.

Lewat sebuah video, emak-emak tersebut mengakui kekhilafannya sebab telah mengurai pernyataan kontroversi.

Diburu Polisi, Emak-emak yang Ngaku Tak Takut Corona Kini Minta Maaf
Diburu Polisi, Emak-emak yang Ngaku Tak Takut Corona Kini Minta Maaf (ISTIMEWA)

Video permintaan maaf emak-emak tersebut diunggah usai polisi mengumumkan sedang mencari wanita yang videonya viral di media sosial itu.

Dilansir dari Kompas.com, Polda Sumatera Barat tengah mencari keberadaan seorang ibu yang videonya viral karena mengaku tak takut Covid-19 dan sebut pemerintah zalim.

Baca juga: PPKM Darurat Berdampak Pada Merosotnya Industri Hotel dan Restoran, hingga Pengangguran

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menjelaskan, pernyataan ibu di dalam video itu diduga provokatif.

"Betul. Sekarang sama kita. Untuk pengelola sudah kita minta keterangan. Namun, untuk ibu yang membuat video masih belum. Kita masih mencarinya untuk dimintai keterangan," kata Satake.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved