Antisipasi Virus Corona di DKI

Kematian Melonjak, PPSU Palmeriam Buat Peti Mati Hingga Bantu Pemulasaran Jenazah Covid-19

Melonjaknya kematian pasien Covid-19 membuat personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Kelurahan Palmeriam
PPSU Kelurahan Palmeriam saat proses pembuatan peti mati untuk jenazah pasien Covid-19, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (9/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Melonjaknya kematian pasien Covid-19 membuat personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur membuat peti mati.

Camat Matraman Andriansyah mengatakan pembuatan peti mati tersebut guna membantu percepatan dan penanganan jenazah pasien Covid-19 yang pemakamannya butuh peti mati.

"Sementara yang membuat baru dari Kelurahan Palmeriam, menyesuaikan dengan kondisi kasus kematian harian. Namun masing-masing Kelurahan mempersiapkan," kata Andriansyah saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (9/7/2021).

Dalam pembuatan peti mati yang dimulai sejak Kamis (8/7/2021) ini PPSU Kelurahan Palmeriam mendapat bantuan material dari berbagai pihak atau sistem corporate social responsibility (CSR).

Hingga kini jajaran PPSU Kelurahan Palmeriam sudah membuat tujuh peti mati untuk jenazah pasien Covid-19 sesuai standar pemulasaran yang dilengkapi aluminium foil dan perekat.

Pasalnya beda dengan jenazah umum, pemakaman pasien Covid-19 diharuskan menggunakan peti mati yang dilapisi plastik kedap udara guna mencegah penularan saat pemulasaran.

Baca juga: Ketahuan Asyik Nongkrong di Warkop Saat PPKM Darurat, Oknum Dishub DKI Terancam Dipecat

Baca juga: Anies Pecat Oknum Petugas Dishub yang Nongkrong di Warkop Saat PPKM, Pelepasan Seragam Sore Ini

"Insya Allah sampai dengan minggu depan sudah bisa 10 peti mati selesai. Peti mati yang sudah dibuat disimpan di kantor Kecamatan, sementara belum ada yang digunakan karena masih ada stok lima peti dari Dinas Pertamanan," ujarnya.

Selain untuk pihak RS rujukan Covid-19, Andriansyah menuturkan peti mati tersebut juga dapat digunakan untuk pemulasaran pasien Covid-19 yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Warga yang kerabatnya meninggal cukup melapor Satgas Covid-19 tingkat RT/RW dan Kelurahan sesuai domisili, laporan nantinya diteruskan hingga ke Puskesmas tingkat Kecamatan Matraman.

"Peti mati gratis untuk warga. Untuk proses pemulasaran jenazah juga anggota PPSU, relawan, termasuk warga yang sudah dilatih membantu penanganan jenazah yang dilakukan tim medis. Semua bergerak," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved