Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pengemudi Ojol yang Hendak Masuk Jakarta Wajib Punya STRP

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut, pengemudi ojek online (ojol)  maupun taksi online wajib memiliki STRP

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut, pengemudi ojek online (ojol)  maupun taksi online wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) selama masa PPKM Darurat.

Bila tak memiliki surat sakti tersebut, maka para pengemudi ojol dan taki online itu tidak diperbolehkan melintasi titik-titik penyekatan.

"Para pekerja ini kami minta untuk tetap mengajukan STRP, drivernya wajib punya STRP," ucapnya, Jumat (9/7/2021).

Selama masa PPKM Darurat ini, pengemudi ojol dan taksi online memang tetap diizinkan beroperasi.

Mereka tetap bisa mengantarkan barang atau makanan, serta penumpang.

Namun, saat melewati titik-titik penyekatan yang ada wilayah perbatasan, mereka harus menunjukan STRP.

Bila tidak memilikinya, mereka tidak boleh melintas dan bakal diminta putar balik oleh petugas yang berjaga di titik penyekatan.

"Jadi, pada saat yang bersangkutan melakukan perjalanan, melintas di penyekatan tinggal menunjukkan bahwa yang bersangkutan memiliki surat tanda registrasi pekerja," ujarnya di Balai Kota.

"Pada saat yang bersangkutan mengangkut penumpang, maka penumpang pun harus bisa menunjukan STRP," tambahnya menjelaskan.

Selain itu, para pengemudi ojol yang melewati titik penyekatan di wilayah perbatasan juga sudah harus divaksin.

"Jadi ada dua. Satunya adalah apakah sudah divaksin atau dua kali. Kemudian ada STRP juga," kata dia.

Baca juga: Marco Motta Tak Akan Ikuti Langkah Marc Klok Meski Punya Peluang Hengkang dari Persija Jakarta

Baca juga: Awak Bus Sekolah Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19

Baca juga: Pasien Covid-19 Bisa Tebus Obat Gratis di Kimia Farma Lewat Layanan Telemedicine, Begini Caranya

Cara Daftar dan Syarat Buat STRP

Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) mulai 5 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved