Antisipasi Virus Corona di DKI
7.219 Pelajar di Jakarta Timur Sudah Terima Vaksin Covid-19
Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur Linda Siregar mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data sejak dimulai pada awal Juli 2021 lalu
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sebanyak 7.219 pelajar usia 12 hingga 17 tahun di lima Kecamatan naungan Sudin Pendidikan wilayah I Jakarta Timur telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis satu.
Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur Linda Siregar mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data sejak dimulai pada awal Juli 2021 lalu hingga Senin (12/7/2021).
"Lokasi untuk vaksinasi Covid-19 anak ini ada di beberapa lokasi seperti sekolah, fasilitas kesehatan, hingga mobil vaksinasi keliling," kata Linda saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (13/7/2021).
Hingga kini pihaknya terus bekerja sama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Timur guna mencapai target herd immunity atau kekebalan komunal Covid-19.
Termasuk bekerja sama dengan pengurus sekolah guna mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19 hingga mendata pelajar saat mengikuti kegiatan.
"Pihak sekolah selalu bantu untuk administrasi, memasukkan data siswa, mengatur siswa sehingga tenaga kesehatan kalau bisa hanya melaksanakan penyuntikan vaksinnya," ujarnya.
Baca juga: 2 Wanita Pencuri Mobil Modus Teman Kencan Ditangkap Polisi, Korban Dibius hingga Pingsan
Baca juga: Akses Masuk Jakarta Makin Ketat, Ini Daftar 100 Titik Penyekatan PPKM Darurat
Baca juga: Sopir Travel dari Garut Apes Angkut Penumpang yang Nekat Buang Jasad Bayi di Pinggir Jalan Bintara
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak ini serupa dengan orang dewasa, sebelum penyuntikan mereka menjalani pemeriksaan kesehatan tim vaksinator.
Bedanya para anak peserta vaksinasi Covid-19 harus mengantongi izin dari orangtua atau wali mereka dan membawa fotokopi kartu keluarga (KK).
Linda untuk penyuntikan vaksinasi Covid-19 dosis dua pihaknya masih menunggu penentuan jadwal yang ditentukan Sudin Kesehatan Jakarta Timur.
"Sedang berusaha berkejar-kejaran untuk melayani anak-anak, tapi memang tenaga kesehatan kita luar biasa, mereka sebenarnya sudah banyak yang lelah," tuturnya.