Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Ajukan Revisi Perda Covid-19, Gubernur Anies Selipkan Pasal Pidana Bagi Pelanggar Prokes

Draf perubahan itu diajukan dalam rapat paripurna yang digelar siang tadi di gedung DPRD DKI

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta siang tadi yang membahas usulan perubahan Perda soal penanganan Covid-19, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mengajukan draf perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2020 tentang Pengendalian Covid-19 ke DPRD DKI.

Draf perubahan itu diajukan dalam rapat paripurna yang digelar siang tadi di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam draf perubahan itu, Pemprov DKI menambah beberapa pasal soal sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik usai rapat tersebut.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Anak di Masa Pandemi Covid-19, Peran Ayah Juga Penting Loh

"Jadi ini penguatan Perda Nomor 2 terhadap sanksi-sanksi, tapi yang memutuskan pidana tetap hakim," ucapnya, Rabu (21/7/2021).

Dalam Perda 2/2020 memang belum ada sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan.

Para pelanggar protokol kesehatan pun hanya diberi sanksi sosial dan sanksi administrasi.

Tapi, sanksi yang diberikan itu ternyata belum cukup membuat masyarakat jera, sehingga pelanggaran terus menerus terjadi.

Baca juga: Ajukan Revisi Perda Covid-19, Anies Minta Satpol PP Bisa Lakukan Penyidikan Seperti Polisi

"Kalau kemarin sekedar administrasi saja. Tapi ternyata, itu enggak buat jera juga," ujarnya kepada awak media.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved