Breaking News:

Pria di Tangerang Lompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane, Motor Ditinggal di Pinggir Jalan

Seorang pria di Kota Tangerang diduga bunuh diri lompat dari jembatan merah ke Sungai Cisadane pada Rabu (21/7/2021) pagi.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang mencari korban yang melompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang pria di Kota Tangerang diduga bunuh diri lompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane pada Rabu (21/7/2021) pagi.

Kejadian terjadi pada pukul 07.00 WIB di Jembatan Merah Tanah Gocap, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Deni Koswara menjelaskan, korban bernama Muhammad Dinata lompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane.

"Saksi melihat korban meloncat dari jembatan," jelas Deni melalui pesan singkat.

Saat melompat, kata dia, korban meninggalkan motornya di pinggir jalan dan videonya sempat viral menyebar di WhatsApp.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang mencari korban yang melompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane, Rabu (21/7/2021).
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang mencari korban yang melompat dari Jembatan Merah ke Sungai Cisadane, Rabu (21/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Motor korban yakni Honda Supra X 125 Warna Hitam bernomor polisi B-6657-CZI.

"Diindikasi pelat motor beralamat di Kelurahan Nusa Jaya," sambung Deni.

Dari pantauan langsung di lokasi, petugas BPBD Kota Tangerang siang ini masih melakukan pencarian korban di sekitar Jembatan Merah.

Baca juga: Tawuran Pemuda di Pasar Manggis Jaksel Bawa Senjata Tajam, Polisi Periksa 15 Orang Terduga Pelaku

Petugas menggunakan kapal karet untuk mencari korban menyusuri Sungai Cisadane.

"Sampai dengan saat ini korban belum ditemukan, mengingat aliran air Sungai Cisadane sedang deras," pungkas Deni.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved