Breaking News:

1 Orang Terkena Luka Bacok, Polisi Masih Kejar 4 Pelaku Tawuran di Pasar Manggis Jaksel

Polisi masih memburu sejumlah pelaku tawuran di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Instagram @erlizasandrairawan
Sejumlah warga melaporkan adanya tawuran di wilayah Pasar Manggis, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi masih memburu sejumlah pelaku tawuran di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, setidaknya terdapat 4 orang pelaku tawuran yang masih buron.

"4 tersangka lainnya sedang dalam pengejaran," kata Azis kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2021).

Mantan Kapolres Metro Depok itu mengungkapkan, keempat orang tersebut langsung melarikan diri setelah terjadinya tawuran.

Saat ini, polisi telah memasukkan empat pelaku itu ke daftar pencarian orang (DPO).

"Tim sedang mengejar empat orang tersebut dan kita terbitkan daftar pencarian orang," ujar Azis.

Tawuran di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan mengakibatkan seseorang mengalami luka bacok.

"Dari pendataan kita ada satu orang mengalami luka akibat senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar.

Baca juga: Tawuran Pemuda di Pasar Manggis Dipicu Aksi Saling Ejek di Media Sosial

Baca juga: 13 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tawuran di Pasar Manggis Jaksel, Ada Anak di Bawah Umur

Selain korban luka, lanjut Akbar, sejumlah bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha juga dirusak para pelaku tawuran.

"4 tempat usaha itu mengalami kerusakan, karena kami bisa melihat secara demografi di lokasi terjadinya peristiwa ini, banyak rumah warga yang juga difungsikan sebagai tempat usaha," ujar dia.

"Sebagai contoh, ada salah satu yang mengalami kerusakan, adalah tempat tinggal, tapi di bawahnya digunakan sebagai tempat berjualan. Itu yang saya maksudkan sebagai tempat usaha," imbuhnya.

Tak hanya itu, beberapa warga juga kehilangan barang-barang berharganya saat tawuran berlangsung.

"Ada satu warga yang kehilangan barang di dalam rumahnya, seperti contoh handphone. Ini terjadi saat peristiwa tawuran, termasuk juga ada yang kehilangan barang dagangan," tutur Akbar.

Akbar mengatakan, tawuran di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi dipicu aksi saling ejek.

Baca juga: Tawuran Pemuda di Pasar Manggis Jaksel Bawa Senjata Tajam, Polisi Periksa 15 Orang Terduga Pelaku

Baca juga: Polisi Ungkap Pemicu Tawuran di Pasar Manggis: 2 Kelompok Pemuda Nongkrong dan Saling Provokasi

Kedua kelompok yang terlibat tawuran saling mengejek di media sosial Instagram.

"Latar belakang tetap masih kita dalami. Tapi di pemeriksaan awal kita setelah kejadian sampai sekarang ini, sifatnya masih berupa saling mengejek yang disampaikan melalui media sosial Instagram," kata Akbar.

Ia menjelaskan, kedua kelompok saling melempar ejekan yang bernada provokasi hingga memicu terjadinya tawuran.

"Saya tidak sebutkan kelompoknya. Tapi saya tegaskan ada kelompok yang terbentuk yang didasari komunikasi di media sosial, kemudian di situlah komunikasi yang salng mengejek provokasi terjadi, sehingga memicu terjadinya peristiwa tawuran tersebut," ujar dia.

Dalam kasus tawuran ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

"Kita amankan 15 pemuda yang tinggal di daerah itu, tapi bukan mengatasnamakan daerah, tapi kelompok pemuda," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat merilis kasus ini.

"13 orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Dua orang lainnya masih kita lakukan pendalaman," tambahnya.

Dari 13 tersangka tersebut, tiga orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa belasan senjata tajam seperti celurit, pedang samurai, dan golok.

Sebuah bom molotov yang diduga hendak digunakan pelaku tawuran juga turut disita polisi sebagai barang bukti.

Baca juga: Polisi Kejar 4 Tersangka yang Terlibat Tawuran di Pasar Manggis Jakarta Selatan

Baca juga: Antisipasi Tawuran Susulan di Pasar Manggis, Polisi Kumpulkan Ketua RW hingga Tokoh Masyarakat

"Beberapa barang bukti tersebut adalah senjata tajam, molotov, pecahan botol, batu. Ini semua ada ditemukan di TKP (tempat kejadian perkara) saat kejadian," ujar Azis.

Tawuran antarkelompok di Jalan Menteng Wadas, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan terjadi tiga kali berturut-turut dalam waktu yang berdekatan.

Tawuran pertama pecah pada Senin (19/7/2021) malam, disusul Selasa (20/7/2021) dini hari, dan kembali terjadi pada Selasa sore.

13 tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP, dan Pasal 358 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved