Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Berubah Nama Jadi PPKM Level 4, Peraturannya di Kota Tangerang Masih Sama

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Tangerang berubah nama menjadi PPKM Level 4. Ini dimulai sejak 21 sampai 25 Juli

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Tangerang berubah nama menjadi PPKM Level 4. Ini dimulai sejak 21 sampai 25 Juli 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Tangerang berubah nama menjadi PPKM Level 4.

Hal tertuang dalam Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Diseas 2019 yang dikeluarkan pada Selasa (20/7/2021).

TONTON JUGA

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan PPKM Level 4 ini dimulai sejak 21 sampai 25 Juli 2021.

Peraturan tersebut juga sudah ditulis di Surat Edaran Wali Kota Nomor : 180/2527-Bag.Hkm/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Kota Tangerang.

"Aturannya tetap sama dengan PPKM Darurat, Kota Tangerang masuk dalam kriteria Level 4 begitu juga dengan Kota Tangerang Selatan, Kota Serang," jelas Arief saat dihubungi, Kamis (22/7/2021).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meninjau lokasi yang berada di wilayah Kelurahan Kedawung Wetan, Neglasari, Senin (5/7/2021).
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meninjau lokasi yang berada di wilayah Kelurahan Kedawung Wetan, Neglasari, Senin (5/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Akan dilakukan relaksasi aturan PPKM apabila Kabupaten atu Kota sudah mengalami penurunan kasus yang signifikan," sambungnya lagi.

Ia juga menjabarkan kalau kasus harian terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang ada 667 pada 20 Juli 2021.

Baca juga: Tak Perlu Tes Ulang Usai Jalani Isolasi 2 Pekan, Pemprov DKI: Pasien Covid-19 Bisa Beraktivitas

Baca juga: 1 Orang Terkena Luka Bacok, Polisi Masih Kejar 4 Pelaku Tawuran di Pasar Manggis Jaksel

Baca juga: Sidang Mafia Tanah di Pinang Digelar Lagi, Saksi Bongkar Tipu Muslihat Terdakwa

Tapi jumlah bed occupancy rate (BOR) alias tempat keterisian tempat tidur di rumah sakit Covid-19 mulai berkurang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved