Iduladha 1442 Hijriah, Pemkot Jakarta Timur Sembelih 13 Hewan Kurban
Jajaran Pemkot Jakarta Timur menyembelih sebanyak 4 ekor sapi dan 9 kambing untuk Iduladha 1442 Hijriah di halaman kantor Wali Kota pada Kamis (22/7/)
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Jajaran Pemkot Jakarta Timur menyembelih sebanyak 4 ekor sapi dan 9 kambing untuk Iduladha 1442 Hijriah di halaman kantor Wali Kota pada Kamis (22/7/2021).
Asisten Administrasi dan Kesra Pemkot Jakarta Timur, Alawi mengatakan 13 hewan kurban tersebut bagian dari 30 sapi dan 24 kambing yang dibagikan ke Musala dan Masjid di permukiman warga.
“Sisanya, ada 13 ekor hewan kurban kita lakukan penyembelihan hari ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semuanya. Utamanya di masa pandemi saat ini," kata Alawi saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/7/2021).
Daging hewan kurban yang sudah disembelih dan organnya dilakukan pemeriksaan postmortem itu dibagikan ke para pegawai Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP).
Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), aparatur sipil negara (ASN), hingga warga yang beraktivitas dan bermukim di lingkungan kantor Wali Kota Jakarta Timur.
"Ini untuk meningkatkan keberagaman dan ketahanan pangan. Iduladha menjadi saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan berbagi dengan masyarakat kurang mampu," ujarnya.
Baca juga: Kemendikbudristek Tunda Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka Imbas Lonjakan Kasus Covid-19
Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Polsek Metro Gambir bakal Datangi Pemukiman Warga
Baca juga: Besok, Pekerja Transportasi Bisa Ikut Vaksinasi Gratis di Terminal Pulo Gebang dan Kampung Rambutan
Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Yuli Absari menuturkan hingga Selasa (20/7/2021) tercatat 89 tempat pemotongan di permukiman warga.
Jumlah akumulasi dari 10 Kecamatan yang masih bersifat data sementara karena pemotongan hewan kurban berlangsung hingga tiga hari selepas hari raya Iduladha atau selama hari Tasyrik.
"Jumlah tempat pemotongan hewan kurban ini tidak termasuk rumah pemotongan hewan (RPH). Karena kalau RPH dimonitor Dinas KPKP, bukan Sudin KPKP Jakarta Timur," tutur Yuli.