Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Oknum Satpol PP yang Ancam dan Intimidasi Pedagang Angkringan di Tangerang Selatan Trantib non-PNS

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, dirinya sudah menegur pihak Satpol PP yang mengancam pemilik angkringan di Pamulang.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/tangkapan layar akun Instagram @tangsel_update
Shofwan, pemilik lapak di Pamulang, Tangerang Selatan, saat memberi penjelasan ke beberapa personel gabungan yang tengah menertibkan lapaknya, Minggu (18/7/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, dirinya sudah menegur pihak Satpol PP yang mengancam pemilik angkringan di Pamulang.

Menurutnya, Pemkot Tangsel menyampaikan teguran itu melalui perangkat Kecamatan Pamulang.

Evaluasi Petugasnya Benyamin menyatakan, oknum tersebut merupakan personel Trantib Satpol PP non-pegawai negeri sipil (PNS).

"Saya sudah tegur itu Trantib Kecamatan Pamulang, saya sudah tegur camat-nya," kata Benyamin dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/7/2021).

"Dia merupakan anggota trantib non-PNS," sambung dia.

Benyamin mengakui bahwa tindakan anggota Trantib Satpol PP itu keliru karena menertibkan dengan cara mengancam dan membentak.

Benyamin Davnie mengatakan, tak hanya menegur perangkat Kecamatan Pamulang saja, tapi turut menegur perangkat kecamatan lainnya di Tangsel agar kejadian serupa tak terulang.

Satpol PP Tangerang Selatan juga tak luput dari peneguran itu.

Baca juga: Pak Wali Kota, Ada Petugas Satpol PP Tangerang Selatan Intimidasi Pedagang Angkringan

"Saya berikan atensi dan perhatian juga untuk semua Satpol PP tingkat kota dan kecamatan lainnya," klaim Benyamin.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video menggambarkan sekelompok petugas Satpol PP mengintimidasi pedagang angkringan di Tangerang Selatan viral di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved