Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Oknum Satpol PP yang Ancam dan Intimidasi Pedagang Angkringan di Tangerang Selatan Trantib non-PNS

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, dirinya sudah menegur pihak Satpol PP yang mengancam pemilik angkringan di Pamulang.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/tangkapan layar akun Instagram @tangsel_update
Shofwan, pemilik lapak di Pamulang, Tangerang Selatan, saat memberi penjelasan ke beberapa personel gabungan yang tengah menertibkan lapaknya, Minggu (18/7/2021). 

Petugas tersebut lantas mengancam bakal membawa Shofwan jika video rekamannya tersebar di media sosial.

Baca juga: PPKM Diperpanjang 5 Hari, Penumpang KRL dan Transjakarta Wajib Tunjukan STRP & Pakai Masker Berlapis

Baca juga: Mendagri Ingatkan Petugas Satpol PP Jangan Berperilaku Seperti Preman

"Lalu beliau menyatakan dengan suara keras sesuai video, 'Besok kalau naik media, dianya aja bawa'," ungkap dia.

Shofwan langsung terdiam saat mendapatkan ancaman tersebut.

Usai situasi mereda, petugas gabungan lantas pergi dari lokasi itu.

Shofwan menyatakan, setidaknya ada dua petugas Satpol PP Tangsel yang membentaknya dan Hamidatur.

Kedua petugas itu tidak mengenakan pakaian dinas harian (PDH), melainkan mengenakan kaus berwarna oranye dan bertulisan 'Satpol PP' di bagian punggungnya.

"Bajunya di belakang tulisannya 'Satpol PP', enggak pakai PDH. Seragamnya sama-sama menggunakan kaus oranye," paparnya.

Kompas.com telah menghubungi Kepala Satpol PP Kota Tangsel Mursinah untuk mengonfirmasi hal tersebut.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, dia belum merespons.

Baca juga: Usai Viral Kasus Pukul Wanita, Kini Ada Lagi Olah Memalukan Oknum Satpol PP, Ketahuan Pesta Miras

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mengevaluasi kinerja Satpol PP.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved