Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Oknum Pembuat PCR Palsu di Bandara Halim Bukan Pegawainya, Citilink Dukung Polisi Jerat Hukum Pelaku

Atas hal ini pihak Citilink mengecam keras tindakan tersebut dan menyerahkan proses penyidikan kepada aparat hukum, yakni Polrestro Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Konpres terkait sindikat pemalsu tes PCR di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - PT Citilink Indonesia pastikan pelaku sindikat pembuat surat PCR palsu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur bukan pegawainya.

Pada Kamis (23/7/2021), jajaran Polrestro Jakarta Timur berhasil membongkar sindikat pembuat surat PCR palsu di Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekiranya ada lima pelaku diamankan, di mana dua diantaranya merupakan penumpang pesawat Citilink.

Dalam modusnya, tiga pelaku yakni Deny Irawansyah (32), MHD Ravi Batubara (48), Mochammad Gilang (28) menawarkan tes PCR palsu untuk penumpang pesawat tanpa melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan lebih dulu.

Terkait hal tersebut, pihak Citilink membeberkan klarifikasinya.

"Dapat disampaikan bahwa oknum yang merupakan tersangka dalam sindikat pemalsuan dokumen tersebut bukan pegawai Citilink, melainkan staff pihak penyedia jasa layanan ground staff bandara yang bekerja untuk Citilink," kata VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Resty Kusandarina saat dikonfirmasi.

Baca juga: Sindikat Pembuat Surat PCR Palsu di Bandara Halim Perdanakusuma Diduga Libatkan Pihak Maskapai

Baca juga: Polisi Amankan 5 Pelaku Pembuat Surat PCR Palsu, 8 Penumpang Lolos Terbang dari Bandara Halim

Atas hal ini pihak Citilink mengecam keras tindakan tersebut dan menyerahkan proses penyidikan kepada aparat hukum, yakni Polrestro Jakarta Timur.

Sementara untuk yang bersangkutan telah dinon aktifkan statusnya oleh pihak Citilink.

"Citilink menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian sebagai lembaga yang berwenang atas tindak lanjut penangkapan oknum yang terlibat dalam sindikat pemalsuan dokumen hasil tes Covid-19 guna dilakukan pengusutan dan penanganan lebih lanjut," tandasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved