Virus Corona di Indonesia

Oknum Pembuat PCR Palsu di Bandara Halim Bukan Pegawainya, Citilink Dukung Polisi Jerat Hukum Pelaku

Atas hal ini pihak Citilink mengecam keras tindakan tersebut dan menyerahkan proses penyidikan kepada aparat hukum, yakni Polrestro Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Konpres terkait sindikat pemalsu tes PCR di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021) 

Berikut lima pelaku yang diamankan beserta perannya:

Deny Irawansyah (32), berperan sebagai orang yang menerima dan mencetak soft copy surat keterangan hasil swab PCR palsu.

MHD Ravi Batubara (48), berperan untuk mencari orang yang memerlukan surat swab PCR tanpa melalui proses mekanisme pemeriksaan.

Mochammad Gilang (28), berperan sebagai orang yang memiliki soft copy dan membuat surat keterangan hasil swab PCR palsu.

Dedi Doles Silalahi (33), berperan sebagai pemesan surat PCR palsu dan menggunakannya.

Kunci Alam (39), berperan sebagai pemesan surat PCR palsu dan menggunakannya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit monitor, CPU, printer, keyboard, sejumlah handphone, hasil PCR palsu dengan keterangan dari Medilab serta uang tunai sebesar Rp 600 ribu.

"Selanjutnya, terhadap tersangka akan kita dalami ada atau tidak kaitannya dengan jaringan pemalsu PCR secara luas dan tentunya terhadap tersangka kita sangkakan pasal 263 KUHP, 268 KUHP,  14 ayat 1 UU Nomor 4 1984 dan Pasal 9 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2018," ucap Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan.

"Baik tentang wabah penyakit menular maupun pidana umum dengan ancaman masing-masing enam tahun penjara, empat tahun, dan sanksi kurungan satu tahun penjara," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved