Sebelum Dibuat Kecewa, Pasangan Ganda Putra Inggris Sempat di Atas Angin saat Hadapi The Minions

Sean Vendy mengatakan bahwa dirinya sempat dibuat senang oleh Marcus/Kevin dengan permainan pasangan nomor satu dunia itu yang belum menemukan ritme

Editor: Muhammad Zulfikar
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon (depan)/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat menjalani babak perempat final Japan Open 2019, di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Jumat (26/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pasangan ganda putra Inggris, Ben Lane/Sean Vendy harus takluk dari pasangan nomor satu dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, di laga perdana penyisihan Grup A Olimpiade Tokyo 2021, Sabtu (24/07/21).

Lane/Vendy merasa jadi korban 'PHP' oleh Kevin Sanjaya/Marcus Gideon pada laga tersebut.

Dalam laga yang berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza, pasangan Inggris takluk dua game langsung, 15-21 dan 11-21.

Sean Vendy mengatakan bahwa dirinya sempat dibuat senang oleh Marcus/Kevin dengan permainan pasangan nomor satu dunia itu yang belum menemukan ritmenya.

Diakui oleh Vendy, pada gim pertama, dirinya dan Lane mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Smash-smash keras banyak keduanya lakukan. Meskipun demikian, dominasi Lane/Vandy tak bisa membuahkan hasil berupa kemenangan pada set pertama.

"Kami mampu menekan mereka (Kevin/Marcus) pada set pertama, kami senang dengan kondisi saat itu," terang Sean Lane seperti yang dikutip dari laman Badminton Europe.

Baca juga: Tiga Wakil Indonesia untuk Cabor Bulutangkis Berlaga Hari Ini, Angkat Besi Berpeluang Tambah Medali

Baca juga: Lalu Muhammad Zohri Siap Tampil Maksimal di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Klasemen Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020: Indonesia Raih Perunggu, China Masih Kokoh di Puncak

Namun Vendy mengakui bahwa pada akhirn laga dirinya harus menelan kekecewaan meski pada awal pertandingan 'dibuat' senang oleh The Minions (julukan Kevin/Marcus).

"Saya kecewa pada akhir laga, tepatnya pada gim kedua saya pikir mereka (Marcus/Kevin) hanya meningkatkan sedikit level permainannya."

"Namun nyatanya seperti yang diketahui, kami tidak bisa membalikkan kedudukan," terangnya menambahkan.

Marcus Gideon pun sempat mengamini apa yang dilontarkan oleh Sean Vendy bahwa permainannya dengan Kevin sangatlah buruk pada gim pertama.

"Lawan bermain bagus, tapi kami juga merasa penampilan kami sudah cukup baik hari ini. Mereka sangat cepat, terutama di gim pertama. Tetapi kami bisa mengatasinya," tukas Marcus Gidoen seperti yang dikutip dari laman Badminton Indonesia.

Sedangkan pasangan Vendy, Ben Lane mengaku senang bisa bertanding dengan pebulu tangkis nomor satu dunia.

Ia menjadikan kekalahan atas The Minions sebagai pelajaran berharga.

"Sulit untuk memulai Olimpiade melawan unggulan nomor satu, kami banyak menekan mereka di game pertama, tapi kemudian mereka merasa nyaman dan percaya diri sehingga sulit untuk membalasnya."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved