Breaking News:

Krematorium Cilincing: Ada Sejak 1975, Tempat Pembakaran Jenazah Lintas Agama Terlengkap di DKI

Berdiri sejak 1975, Yayasan Daya Besar Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, menjadi tempat pembakaran jenazah terbesar & terlengkap di Jabodetabek

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Berdiri sejak 1975, Yayasan Daya Besar Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, menjadi tempat pembakaran jenazah terbesar & terlengkap di Jabodetabek 

"Di sini juga ada fasilitas ruang penyimpanan abu jenazah. Ada dua ruangan penyimpanan agama Buddha dan satu agama Kristen," kata Heru.

Setiap harinya, sedikitnya tiga jenazah dari berbagai keyakinan dikremasi di Krematorium Cilincing.

TONTON JUGA

Namun sekitar sebulan belakangan ini, kedatangan jenazah meningkat seiring bertambahnya kasus aktif virus corona.

Per 17 Juli 2021 lalu, Krematorium Cilincing mulai menerima kedatangan jenazah Covid-19 untuk dikremasi di sana.

Adapun kremasi jenazah tradisional dihargai Rp 4 juta, sementara kremasi oven dihargai lebih mahal yakni Rp 5 juta.

Foto-foto Krematorium Cilincing
Foto-foto Krematorium Cilincing (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Pengelola juga menyediakan layanan kapal apabila keluarga dari jenazah yang dikremasi berniat melaksanakan larung ke Teluk Jakarta.

"Biaya sewa kapal untuk larung itu Rp 1 juta. Itu dari krematorium ke tengah laut sekitar 30 menit," kata Heru.

Di sisi lain, biaya kremasi jenazah Covid-19 lebih mahal dengan banderol Rp 7 juta.

Perbedaan harga, tambah Heru, dipertimbangkan berdasarkan biaya tambahan untuk penanganan Covid-19 serta jam kerja pegawai kremasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved