Breaking News:

Cerita Kriminal

Awalnya Hanya Memegang tapi Terbawa Suasana, Pengakuan Ayah yang Sudah 25 Kali Rudapaksa Anak Tiri

Aksi bejat dilakukan oleh seorang ayah di Padang, Sumatera Barat yang telah sebanyak 25 kali merudapaksa anak tirinya.

Editor: Elga H Putra
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ILUSTRASI - Aksi bejat dilakukan oleh seorang ayah di Padang, Sumatera Barat yang telah sebanyak 25 kali merudapaksa anak tirinya. 

Akhirnya setelah diajak berbicara dengan hati-hati oleh ibu kandungnya, anak di bawah umur itu mau menceritakan apa yang membuatnya mengalami memar di bagian matanya.

Luka tersebut lantaran sang anak berusaha menghindar saat sang ayah tiri kembali berniat merudapaksanya.

Adapun korban memang diancam akan dibunuh oleh pelaku apabila melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya sendiri.

Seorang ayah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tega mencabuli anak tiri sendiri saat istri atau ibu kandung korban sedang tidak berada di rumah saat diperiksa polisi, Kamis (29/7/2021).
Seorang ayah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tega mencabuli anak tiri sendiri saat istri atau ibu kandung korban sedang tidak berada di rumah saat diperiksa polisi, Kamis (29/7/2021). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Kasat Reskrim menjelaskan, sebanyak 25 kali kejadian rudapaksa itu dilakukan oleh sang ayah tiri di dalam rumah yang mereka tempati di Kecamatan Utara, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Pelaku menjalankan aksinya ketika sang istri yang merupakan ibu kandung korban sedang tak ada di rumah.

"Aksinya dilakukan ketika orang tua pelaku pergi keluar, yaitu menemani sanak saudaranya yang sakit," kata Rico sembari menyebut pelaku dalam kesehariannya bekerja sebagai montir.

Kini atas perbuatannya, ayah tiri bejat itu dikenakan Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancamaan 12 tahun penjara.

Baca juga: Bocah Ogah Pulang ke Rumahnya Usai Silaturami ke Saudara, Ternyata Karena Kelakuan Bejat Ayah Tiri

Baca juga: Mata Bengkak hingga Pelipisnya Robek, Bocah Kelas 3 SD di Banten Dianiaya Ayah Tiri Gara-gara Takjil

Kasus Serupa; Anak Tiri Takut Pulang ke Rumah karena Ayah Tiri dan Pamannya

Di Jember, Jawa Timur, seorang gadis SMP memilih bertahan di rumah tetangganya ketimbang pulang ke rumahnya sendiri.

Hal itu dilakukan gadis berusia 14 tahun hampir setiap siang hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved