Breaking News:

Lurah Tanah Tinggi Berjanji Akan Telusuri 2 Nenek di Tangerang Tidak Dapat Bansos Selama 9 Bulan

Lurah Tanah Tinggi akan menelusuri mengenai kabar dua warga tidak mampu yang tidak mendapatkan sosial (bansos).  

Editor: Erik Sinaga
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi petugas bersiap salurkan paket bantuan sosial (bansos). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG-  Lurah Tanah Tinggi, Tangerang, Hadi Ismanto akan menelusuri mengenai kabar dua warga tidak mampu yang tidak mendapatkan sosial (bansos).  

Kedua warga tersebut yakni nenek Saani dan Warnih, disebutkan tidak mendapatkan bansos selama 9 bulan terakhir ini.

Hadi Ismanto mengatakan pihaknya akan menelusuri penyebab nenek tersebut tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) selama ini.

"Nanti coba kita telusuri dulu dari RT nya bagaimana, kan kita harus ada konfirmasi dari petugas di lapangan," ujar Hadi Ismanto saat diwawancarai Wartakotalive.com saat pembagian bansos berupa beras di Kantor Kelurahan Tanah Tinggi, Tangerang, Sabtu (31/7/2021).

Menurut Hadi Ismanto, ada beberapa penyebab kenapa ada warga kesulitan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Misalnya seperti pendataan Kartu Keluarga penerima bermasalah.

Hal itu disebabkan, karena penerima bantuan mengganti KK lama, akan tetapi tidak melaporkan kembali kepada petugas yang mendata di setiap wilayah RT dan RW.

Baca juga: Kasus Pungli Bansos di Tangerang, Wali Kota Arief Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak Lakukan Investigasi

"Sebenarnya, setelah mereka mengganti KK, kemudian melakukan lapor diri kembali kepada petugas itu gampang dan pasti akan dapat bantuan. Karena ketika mereka sudah melapor, petugas di lapangan akan melakukan validasi ulang, untuk menyesuaikan data lama dengan data yang baru," jelas Hadi Ismanto.

Lebih lanjut Hadi Ismanti menjelaskan, sudah memperingati jajarannya sejak awal pelaksanaan penyaluran Bansos bagi warga Tanah Tinggi yang terdampak pandemi Covid-19 dan juga kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diterapkan pemerintah.

"Yang jelas sejak awal, sebagai Lurah, saya sudah mengingatkan terlebih dahulu. Tolong jaga penyaluran bansos ini, agar diberikan kepada warga yang sedang mengalami kesusahan dan benar benar membutuhkan," tutur Hadi Ismanto.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved