Breaking News:

Lurah Tanah Tinggi Berjanji Akan Telusuri 2 Nenek di Tangerang Tidak Dapat Bansos Selama 9 Bulan

Lurah Tanah Tinggi akan menelusuri mengenai kabar dua warga tidak mampu yang tidak mendapatkan sosial (bansos).  

Editor: Erik Sinaga
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi petugas bersiap salurkan paket bantuan sosial (bansos). 

Selain itu, ia juga sudah mengingatkan kepada petugas di lapangan, untuk tidak sekali-kali meminta sumbangan ataupun memotong dana Bansos sekecil apapun.

Sebab, menurutnya hal itu akan menyakiti masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Kita udah tau mereka sedang susah, masa sih masih kita sulitkan mereka. Itu selalu saya tekan kan sama jajaran sejak awal," tegasnya.

Baca juga: 99 Ribu Warga Jakarta Belum Dapat Bansos, Gubernur Anies Langsung Surati Mensos Risma

"Sehingga dalam pelaksanaannya InshaAllah, ketika sudah diingatkan dari awal, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," sambungnya.

Baru kali ini

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, sebanyak 4000 warga Tanah Tinggi, menerima bantuan sosial berupa beras pada hari ini.

Diantara para penerima tersebut, terdapat nenek Saani dan Warnih yang hari ini baru mendapat bantuan beras, sejak 9 bulan sebelumnya, mereka tidak pernah mendapat bantuan apapun yang diberikan pemerintah.

Nenek Saani merupakan warga RW yang sama, yakni RW 12, namun berbeda RT. Nenek Saani warga RT 01 sedangkan nenek Warnih adalah warga RT 02.

Baca juga: Update Kasus Pungutan Liar Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa Lima Orang Saksi

Pada awal masa pandemi Covid-19 nenek Saani dan Warnih pernah dua kali menerima bantuan dari pemerintah, namun setelah itu bantuan berupa uang ataupun barang tidak pernah lagi didapatnya.

"Dulu waktu awal Covid-19, nenek pernah dapat dua kali bantuan, tapi abis itu sampai 9 bulan tidak pernah dapet sama lagi, baru ini dapet bantuan lagi," kata nenek Saani.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved